banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Dispar Morotai Gelar Festival Timba Laor Di Tanjung Gorango

157
×

Dispar Morotai Gelar Festival Timba Laor Di Tanjung Gorango

Share this article
banner 336x280

Swaramalut.com-Morotai

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai secara Resmi menggelar Festival Timba Laor yang dilaksanakan di Tanjung Gorango Kecamatan Morotai Utara Kabupaten Pulau Morotai, Sabtu (25/5/2019).

Kepala Dinas Pariwisata Nona N. Duwila SH. M.Si dalam sambutan Pembukaannya menjelaskan, Festival Timba Laor merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan dalam rangka pelaksanaan Festival Morotai tahun 2019 yang acara puncaknya dipusatkan di Daruba pada tanggal 8 Agustus nanti. 

“Festival Timba Laor ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Festival Morotai yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2019,”kata Nona.

Nona juga berharap kepada peserta Festival dan seluruh warga masyarakat agar tetap menjaga objek wisata yang berada di Daerahnya masing- masing terutama Tanjung Gorango agar tetap bersih dari sampah sehingga menarik wisatawan untuk dikunjung. 

Ia juga meminta masyarakat Morotai tetap menjaga keramah-tamahan sehingga menimbulkan kesan yang baik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Morotai. 

“keramah-tamahan itu adalah budaya kita yang harus tetap di jaga, sehingga ketika wisatawan terutama wisatawan asing yang berkunjung ke Morotai menimbulkan kesan yang baik, hal ini mendorong mereka untuk kembali lagi ke Morotai,” harapnya.

Lanjut Nona, saat ini Morotai telah ditetapkan sebagai 10 destinasi prioritas atau 10 bali baru, Morotai juga masuk dalam 100 kalender event dari kementerian Pariwisata karena  mempunyai kelebihan di sisi peninggalan Sejarah Perang Dunia 2 yang tidak dimiliki kabupaten lain. 

“Untuk itu itu pada tahun 2020 Dinas Pariwisata sedang berupaya untuk membenahi beberapa fasilitas wisata yang ada di morotai termasuk di tanjung Gorango,”tuturnya.

Sementara itu Ketua Panitia Syaban Lanoni, A.Md.Par menjelaskan pelaksanaan Festival Timba Laor yang di gelar Dinas Pariwisata bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya Leluhur yang terkandung dalam tradisi Timba Laor atau bafalo Laor/wao. Festival Timba Laor kata Dia, digelar setiap Tahun untuk menggenjot kunjungan wisatawan di Morotai. 

“Pada prinsipnya wisatawan itu menyukai sesuatu yang unik termasuk Laor atau dalam bahasa lokal disebut Wao, ini merupakan keunikan yg dimliliki oleh Morotai,”Kata syaban.

Sebagai bentuk pelestarian dari budaya kata Syaban, Dinas Pariwisata menghdirkan atraksi Musik Denge-denge dan Tokuwela semalam suntuk sambil menungggu timbulnya Laor diwaktu Fajar. Musik yang dihadirkan pengemasan acara Festibal ini sangan menghibur warga yang terlibat dalam festival tersebut. Sejumlah warga mengambil bagian dalam atraksi tarian yang bernuansa kebersamaan tersebut.

Sekedar di ketahui Laor adalah sejenis biota laut yang menyerupai cacing/ulat yang timbul di perairan morotai pada bulan april dan Mei setiap tahun. Festival yang dibiayai oleh APBD thn 2019 ini menurut Ketua Panitia akan dilombakan dengan perorangan, sehingga bagi warga yang mendapat Laor Terbanyak Keluar sebagai Juara 1. Dalam Fetival tersebut keluar sebagai Juara 1 dari Desa Bere Bere dan Juara 2 dari Desa Pandanga..#amt/Pariwisata.

banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!