- SWARA TERKINI, SWARA TERNATE

Ditetapkan Tersangka,Kapolda Malut Berhasil Tuntaskan Kasus Karnaval YBSN Dan GMDM

Swaramalut.com, Ternate

Akhirnya janji Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol Suroto untuk menuntaskan kasus karnaval merah putih oleh Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan mencegah Daripada Mengobati (GMDM) di Tidore, Morotai dan Kota Ternate itu, kini telah terbayar tuntas. 

Hal ini terbukti  dengan dilakukan penetapan tersangka sekaligus melakukan penangkapan terhadap tiga penanggungjawab kegiatan di Malut itu. Dari dua tersangka yaitu GD, dan LSI dari YBSN dan GMDM. Sebelumnya tim penyidik Polda Malut, telah menetapkan tersangka dari GMDM Tidore sebagai DPO dan akhirnya kembali tertangkap dengan waktu singkat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir reskrimum) Polda Malut, Kombes Pol Dian Harianto mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan upaya dari Bapak Kapolda dalam memenuhi janjinya kepada masyarakat yang disampaikan secara terbuka.

“Penangkapan terhadap tersangka GMDM Tidore, sudah dilakukan tadi malam dan tersangka sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan,”kata Dian kepada awak media saat didampingi Kepala Bidang  Humas AKBP Hendry Badar dalam Pres Release di kantor Ditreskrimum Polda Malut, pagi tadi. Kamis (14/03/2019).

Dian menyatakan, bila pengecekan sudah selesai, rencananya nanti malam akan diterbangkan dari Jakarta-Ternate dengan menggunakan pesawat Garuda dan akan tiba besok pagi di Bandara Sultan Babullah Ternate.

Kemudian kata Dian, untuk tersangka GMDM di Tidore berinisial ER ditangkap pada Rabu (13/03/2019) malam. Menurutnya, tertangkap-nya ER, maka semua kasus telah tuntas ditangani baik itu di tahap penyelidikan maupun tahap penyidikan.

Selain itu, selanjutnya kasus ini tinggal di tuntaskan dan dilakukan pendalaman menyangkut dengan motif dibalik kegiatan dan tujuan mereka melakukan kegiatan  tersebut di Malut.

Kemudian untuk penerapan pasal ia menyatakan, para tersangka masih dijerat dengan pasal 263 tentang pemalsuan surat kemudian keterangan palsu dan pasal 378 mengamati penipuan.

“Kalau untuk pasal dugaan penistaan agama masih kita tunggu dan masih didalami terus dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”ucap Dian.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bidang Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar menyatakan, dalam penanganan kasus ini, secara Institusi mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Malut, karena tidak mudah terpancing dengan berbagai isu yang bisa membuat situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing terganggu.

“Kita ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, karena sudah mempercayai dan memberikan waktu kepada kami dalam melakukan penyelidikan dan penyedikan sehingga kasus ini berjalan dengan benar-benar tuntas,”tutupnya..#MI

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!