banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Gubernur Tutup Sidang Tahunan III Sinode GMIH TA 2019

91
×

Gubernur Tutup Sidang Tahunan III Sinode GMIH TA 2019

Share this article
banner 336x280

Swaramalut.com, Halut

Gubernur Maluku Utara (Malut) KH. Abdul Gani Kasuba Lc, secara resmi menutup acara Sidang Sinode Tahunan III tahun 2019 Gereja Masehi Injil Halmahera (GMIH), bertempat di jemaat Israel Desa Loleoto, Halmahera Utara (Halut), Minggu (17/11/2019) malam.

Gubernur Malut KH. Abdul Gani Kasuba dalam sambutanya menegaskan, agar setiap pemeluk agama selalu hidup rukun dan damai dengan penuh cinta di Provinsi Maluku Utara yang kita cintai Ini. “Para pemuka Agama, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh stake holder, saya tegaskan agar selalu ciptakan rasa aman, damai dan penuh kekeluargaan di bumi Maluku Utara yang sama-sama kita cintai ini,” kata Abdul Gani.

Abdul Gani Kasuba juga mengajak pihak gereja dan tokoh adat, terus menggelorakan semangat kebersamaan dan gotong royong serta pentingnya menjaga kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur.

“Saya juga berharap agar semua hasil Sidang Sinode yang telah disepakati secara bersama-sama oleh seluruh peserta Sidang diharapkan bisa menjadi pegangan. Segala keputusan yang telah dihasilkan dalam Sinode seperti ini merupakan sebuah keputusan yang mengingat. Karena semuanya harus bisa dan mampu untuk melaksanakannya,” ungkapnya.

Ia  menambahkan, gereja memiliki peran penting dalam menciptakan individu yang berkarakter serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang rukun dalam keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pemerintah mengakui bahwa Gereja merupakan salah satu mitra terbaik dalam membangun mental spiritual masyarakat.

“Kehadiran saudara-saudara sebagai peserta dalam forum sidang ini adalah tidak lain sebagai utusan dalam rangka meningkatkan kualitas kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan, yang pada akhirnya bermuara pada pembangunan mental spiritual masyarakat yang sejalan dengan cita-cita luhur bangsa ini,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bendahara Umum MPH PGI Arie Moningka, berharap bahwa dalam Sidang Sinode ini akan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan, terutama dalam warga jemaat GMIH. “Yang terpenting adalah kita harus memperkokoh persatuan dan kesatuan jemaat GMIH sebagai satu tubuh Kristus yang digerakan oleh doa Tuhan Yesus agar semua menjadi satu,” kata Arie.

Ia mengatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, kita saat ini juga dituntut untuk dapat menerima segala perkembangan jaman dan teknologi yang semakin pesat. “Harus kita respon dengan cepat segala tuntutan jaman saat ini, namun harus dilandasi dengan iman kristiani artinya yang menggunakan medsos secara bertanggung jawab, membangun budaya dengan baik, menyebar berita baik bukan sebaliknya (hoax) yang dapat memicu ketidak harmonisan diantara kita semua,” harapnya.

“Sebagai anak bangsa, jangan lagi ada permusuhan diantara kita, jangan lagi ada perbedaan. Mari kita bersatu mencari solusi yang terbaik dan ciptakan rasa persaudaraan antar sesama. ‘Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tapi balaslah dengan kasih,” tambahnya lagi.

Sementara Hein Namotemo selaku Ketua MPS GMIH, dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh tokoh dan lapisan masyarakat yang telah memberikan bantuan untuk suksesnya acara Ini. “Suksesnya musyawarah ini karena atas kerja sama yang baik oleh semua pihak, pemerintah dan masyarakat termasuk pihak keamanan,” kata Hein.

Sekadar diketahui hadir dalam acara penutupan itu, Gubernur Malut KH. Abdul Gani Kasuba, Kapolres Halut AKBP Yuyun Arief Kus Handriatmo,  Danramil Mewakili Dandim 1508/Tobelo Mayor Mulhaman, Wakil Bendahara Umum MPH PGI Arie Moningka, Ketua Sinode GMIH Leiwian Sambaimana, Ketua Majelis Pertimbangan Sinode ( MPS) Hein Namotemo, jajaran Sinode GMIH,  serta para peserta Sidang Sinode Tahunan III..#jef

banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!