- SWARA TERKINI, SWARA TERNATE

Ibrahim : 2019 Kami Komitmen Tertibkan Pengendara Yang Belum Tertib

Swaramalut.com, Ternate

Kepala Unit (Kanit) Pengaturan Jalan dan Lalu lintas  Polres Ternate, IPDA Ibrahim Mappe, katakan, tahun 2019 Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ternate, akan terus melakukan penertiban kendaraan roda  dua dan empat di wilayah hukum Polres Ternate.Selasa (08/1/2019).

“Tahun ini kami berkomitmen menertibkan pengendara yang belum tertib, baik roda empat maupun roda dua.  Kami akan membresur betul pelanggaran yang ada, agar sekarang dan kedepan tidak ada lagi pelanggaran. Hal ini kita lakukan, supaya tidak ada lagi pelanggaran sehingga tidak menimbulkan lagi kecelakaan,”ujar Ibrahim kepada Reporter Swaramalut. com, diruang kerjanya.

Kemudian hasil Patroli untuk hari ini kata Ibrahim, ada 80 kendaraan roda dua yang di tilang di tiga tempat yaitu Kecamatan Ternate Utara, Ternate Selatan dan Kota Ternate Tengah.

“Kami bersyukur untuk di pusat Kota sudah ada perubahan 95 persen ini artinya para pengendara sudah mulai tertib. Kemudian untuk di luar pusat kota, kurang disentuh oleh kami, ditemukan banyak pelanggaran. Sehingga tadi kami berada ditiga titik tersebut dimana ditemukan 80 pelangar yang di dominasi tidak memakai helm,”kata Kanit. 

Kata Ibrahim, tahun ini Satlantas Polres Ternate, akan berupaya semak simal mungkin untuk Helmkan Ternate. “Jadi kalau penertiban mulai dari helm, kenalpot resing, lampu sen, lampu utama, kaca spion, dan plat nomor. Karena kalau untuk plat nomor yang kita temukan itu diluar  standar Polri, ini yang berbahya karena tidak terdaftar di Samsat, kalau terjadi tindak pidana, tentu tidak bisa dideteksi, sebab bila kita cari data tersebut tidak ketemu, karena Plat nomor  tidak dibuat di Samsat, tapi dijalan,”tuturnya.

Selain itu, tiga malam berturut-turut, ada 27 mobil ditilang, karena pelanggaran Sound Sistem, lampu rektator, dan tidak di nyalakan lampu di malam hari. “Kami himbau kepada pengendara roda dua saat berkendara gunakan helm, kaca spion dan lain-lain, demi keselamatan. Sedangkan pengemudi  roda empat  nyalakan lampu di malam hari, dan tidak lagi gunakan Sound Sistem. Jadi kami akan tetap upayakan penertiban. Selain itu, kita juga akan lakukan koordinasi dengan Ketua Organda tertibkan persoalan ini,”jelas Ibrahim.

Kata Kanit, operasi patroli kasat mata ini  kontinu. Kemudian harapan besar dari Satlantas Ternate, sampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat Kota Ternate, karena luar biasa telah terjadi banyak perubahan, sebab masyarakat Kota Ternate, khususnya pengendara sudah sadar.

“Namun ada yang 5 persen belum sadar saya minta harap sadar, jangan saat kita tilang baru timbul kesadaran kasihan rugi waktu, rugi tenaga dan rugi fenansial. Himbau ini kami sampaikan, karena yang jelas kita sudah memiliki Online, jadi  pembayaran tidak lagi melalui  Satlantas (Polisi). Jadi saat di tilang langsung melakukan penindakan,  penyelesaiannya ada dua yaitu pengadilan dan Bank,”ucap Ibrahim.

Ibrahim katakan, menyangkut waktu patroli tidak di tetapkan. Tapi yang pasti pada pagi hari jam tujuh sampai jam berada dilokasi, namun tidak ditemukan para pengendara tidak gunakan helm.

“Sebab mereka tau aktivitas Polisi itu pagi. Jadi jam enam, kami tetap dilapangan sampai jam delapan semua tertib. Namun menjadi kendala adalah saat sebagian anggota ditarik ke kantor, para pengendara mulai melakukan pelanggaran. Ini yang saya maksud, jadi waktu di rubah-rubah, kadang jam sembilan, jam dua, sampai jam tiga. Bahkan hari minggu juga dilaksanakan patroli, karena hari minggu itu terjadi pelanggaran, sehingga hari minggu kemarin kami ditilang 115 kendaraan roda dua, hal ini  mereka lakukan pelanggaran karena mereka berpikir Polisi libur,”paparnya.

Dikatakan, diberlakukan Patroli kasat mata tersebut masih tahun 2018, namun saat memasuki 2019 mulai kembali dilakukan patroli siang malam pada tanggal 3 Januari. “Tahun ini kita harus rubah, yaitu 2019 Ternate harus  di Helmkan. Meskipun kami cape, yang penting hasilnya positif. Nah terkait dengan pelangar yang dilakukan adalah pelanggaran kasat mata, ini artinya SIM dan STNK kita tidak abaikan, karena ini patroli bukan razia,”kata Ibrahim.

Lanjut, dalam kasat mata yang dilihat ada beberapa aitem yaitu Helm, kaca spion, lampu sen, lampu utama, plat nomor, kenalpot resing, dan lain-lain. “Dari beberapa poin tersebut yang dominasi yaitu helm.  Jadi yang dulunya budaya tidak suka Helm sekarang kami harus budayakan pakai helm, karena Ternate ini barometernya Malut, tentu kita harus  tunjukkan yang terbaik untuk Ternate. Maka Polres Ternate melalui Satlantas, berupaya semaksimal mungkin akan Helm kan Ternate,”pungkasnya..#MI

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!