- SWARA MOROTAI, SWARA TERKINI

Konsultasi Publik Ke-II, Jaring Aspirasi Guna Penyususnam Materi RTR Kawasan KEK Morotai

Swaramalut.com, Morotai

Kementrian Agraria dan tata ruang/bidang pertanahan nasional (BPN) direktorat penataan kawasan, direktorat jenderal tata ruang laksanakan Kunsulrasi Publik Ke- II dalam rangka penyusunan materi teknis rencana rinci tata ruang (RTR) di sekitar KEK Morotai. Kegiatan ini di pusatkan di Daloha Resort, Desa Juanga, Kec. Morotai Selatan (Morsel), Rabu (14/11/2018).

Hadir kepala seksi Penataan Kawasan Ekonomi Wilayah I Garika Ujtanik Pristiwati, ST, M.Sc, Kolonel Navigator arif Budhiyanyo, SE Danlanud Leo Wattimena, Wakapolres Pulau Morotai Dedi Wijayanto, Letkol Laut (P) Kariady Bangun, Se, M.Tr Hanla, Danramil 1508-05/ Daruba Mayor Infantri Mulhaman, Kepala Bappeda Abjan Sofyan, Manejer Windi Hamjaya PT. Jababeka Morotai, Camat Morsel Nardi Barakati, Kepela Desa Se Kec. Morsel, Toko Agama dan toko pemuda.

Dalam konsultasi publik tersebut, yang disepakati dan dimuat dalam berita acara dimana terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan RTR KSK di sekitar KEK Morotai, diantaranya Pada setiap zona akan disediakan fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana mendukung di masing-masing zona. 

selain itu, Rencana rinci di maisng-masing zona akan luasan sarana dan prasana publik agar memudahkan diatur mengenai untuk sempadan lahan.  Zona mangrove akan tetap dipertahankan karena dinilai ekonomi. Kawasan lindung akan tetap dipertahankan untuk kebutuhan. Perlunya penetapan kawasan Sentra Industri Kecil dan sekitar KEK Morotai untuk Menengah resapan (SIKM) air di kawasan ekonomi masyarakat. Kawasan pertahanan dan keamanan Kawasan Perbatasan Negara akan diintegrasikan dengan penyusunan RTR 4. 

Dalam penyusunan materi teknis RTR dan bersinergi dengan berbagai dokumen KSK perencanaan di sekitar KEK lain Morotai yang sudah perlu ada mengakomodasi maupun pusat (RTR Kawasan Perbatasan, (RTRW Provinsi Maluku Utara, RTR Masterplan layah Pesisir dan TRW Pulau-pulau Keci/RZWP3K) Kawasan yang sedang disusun/direvisi oleh KIL di Pariwisata Morotai), pemerintah provinsi Strategis Provinsi, Rencana Zonasi W maupun pemerintah kabupaten (Ran swasta Kabupaten Pulau (masterplan KEK Morotai) Morotai), serta instansi.

Kepala seksi Penataan Kawasan Ekonomi Wilayah I Garika Ujtanik Pristiwati, ST, M.Sc mengatakan, Pengembangan kawasan di sekitar KEK Morotai perlu menitikberatkan pada kolaborasi dan integrasi lintas pemangku kepentingan yang mencakup unsur akademisi, bisnis/pelaku usaha, komunitas/masyarakat, pemerintah dan DPRD, serta media (A-B-C-G-M) secara sinergis.

“Pemda Kab. Pulau Morotai akan menindaklanjuti materi teknis RTR KSK ini melalui proses legalisasi menjadi Peraturan Daerah sebagai dasar perizinan dan investasi kawasan, serta menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), dengan dukungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara,”Ujarnya.

Delineasi kawasan perencanaan RTR KSK di sekitar KEK Morotai sebagaimana peta; a. Kawasan inti yang diatur dengan skala 1:5.000, mencakup seluruh desa yang berada di terlampir terdiri dari:

Kecamatan Morotai Selatan dengan luas +14.426 ha; b. Kawasan penyangga seluas +24.089,99 ha yang diatur dengan skala mencakup seluruh Pulau Morotai di wilayah Area Penggunaan Lain (APL) 1:25.000, di luar kawasan hutan (SK Menhut 302/Menhut-l1/2013)..#amt

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!