Masyarakat Sinergi Bersama TNI Polri Menjadi Kekuatan Lawan Radikalisme

Swaramalut.com, Halut

Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Halmahera Utara(Halut) lakukan pertemuan bersama Forkopimda serta Elemen masyarakat, dengan Tema ” Terbangkanlah Rasa Aman Dan Damai Menuju Halmahera Utara Yang Lebih Toleran Dan Berkeaneka  Bhineka Tunggal Ika”bertempat di polres halut,selasa(15/5/2018).

Pertemuan untuk menepar persoalan yang telah terjadi di akhir akhir ini di Indonesia dengan adanya teror bom oleh Terorisme ditempat ibadah gedung gereja serta Polresta Surabaya,oleh sebab itu FKUB lakukan pertemuan tersebut yang dihadiri oleh Kapolres Halut, Kasdim 1508/Tobelo, Asisten I Pemda Halut, Ketua FKUB kabupaten Halut, para Tokoh Agama,Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta juga dihadiri para jajaran perwira Polres Halut.

Kasdim 1508/Tobelo Roby Manuel menyampaikan,apa yang telah kita ketahui bersama terjadinya pengeboman gedung gereja dan Polresta Surabaya itu bukanlah Persoalan Agama, namun itu tindakan Teroris dan mereka itu tidak beragama, serta tidak bermanusiawi.

Oleh sebab itu, perlu kita semua waspada bersama bukan hanya TNI POLRI saja tapi ini juga tanggung jawab bersama semua elemen yang ada di Halut.

Lanjut Roby,saya harap kita bekerja sama dengan pihak Imigrasi dan pihak Dinas Catatan Sipil bagi warga yang belum memiliki E KTP, serta juga bagi Warga Negara Asing yang masuk di daerah ini.

Roby juga menambahkan,kita Selalu menerima laporan dan masukan dari masyarakat yang didapat kapanpun itu, untuk di olah dan tindak lanjuti dilapangan, kalau laporan dugaan mengarah ke gerakan gerakan yang dapat menggangu ketentraman masyarakat,maka jangan lupa sampaikan ke aparat terdekat.

“Bagi umat Kristiani, agar dapat himbau dan sampaikan kepada saudara saudara atau para jemaat, agar jangan salah menafsirkan denga kejadian di surabaya,sebab itu tidak bernuansa agama,karena terorisme itu bukan orang yang beragama,”pinta roby.

Terpisah,Kapolres Halut AKBP Ivan Indarta mengatakan,kita harus pahami dari awalnya bangun indonesia, maka dihari ini diberikan tema yakni Bhineka tunggal Ika, yaitu berbeda beda tetap satu, inilah yang menjadi dasar saat membangun Negara kita.

“yang menjadi kekuatan indonesia, adalah berbagai suku, ras, agama dan suku adat,maka indonesia sangat kuat, namun saat ini kita harus sama sama bersatu membangun nagara ini,” harap Kapolres.

Kapolres Menegaskan,agar masyarakat jangan share foto dan vidio kajadian yang telah dilakukan oleh teroris, karena itu adalah suatu kekuatan kemenangan bagi mereka,jadi hentikan dan stop lakukan share foto dan vidio dan terutama di media sosial.

“Kita harus tetap bangun Komunikasi,Silaturahmi, bangun Kerukunan antara umat beragama, suku adat, maka ini menjadi kekuatan di Kita,” Ucapnya.#jef.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *