- SWARA TERKINI, SWARA TERNATE

Mufti : Kedepan Pengurus Cabang IAI Di 10 Kabupaten/Kota Akan Lebih Diefektifkan

Swaramalut.com, Ternate

Ketua DPD Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Maluku Utara, Mufti I. Saleh menyampaikan, ketika terpilih menjadi Ketua DPD IAI Malut priode 2019-2023 yang dilaksanakan kemarin (red Jumat) ia merasa senang. 

Hal ini disampaikan, kepada Reporter Swaramalut.com, pada acara Konferensi Daerah (Konferda) Seminar Nasional dan Senam Dagusibu, dengan tema “Optimalisasi Kompotensi Apoteker Dalam Pelayanan Kefarmasian di Era Disrupsi yang Berbasis Pada Keselamatan Pasien”. Sabtu (12/01/2019).

“Sebagai organisasi profesi tentu kita harus  membawahi pengurus-pengurus dan anggota di bawah, maka kita terima apa yang telah dipercayakan, karena ini merupakan suatu pekerjaan profesi di organisasi yang harus kita  terima dan menjalankan roda organisasi kedepannya dengan baik,”ujar Mufti I. Saleh, kepada Reporter Swaramalut.com siang tadi. Di Royal’s Resto.

Menyangkut dengan perkembangan-perkembangan di bidang Farmasi obat-obatan, kesehatan dan lain-lain, kata Ketua, mungkin  lebih cenderung ke praktek Apoteker yang lebih bertanggungjawab di sarana-sarana kesehatan seperti Apotik, dan distribusi. 

“Hal ini kita menginginkan, sebab Apoteker yang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait obat-obatan dan masukan-masukan yang lain tentang obat-obatan, misalnya saat apotik dibuka harus ada Apoteker, karena apabila tidak ada Apoteker maka tidak ada informasi-informasi tentang obat-obatan yang diberikan kepada masyarakat. Inilah yang kita inginkan untuk sekarang dan kedepan,”kata Mufti.

Kata Mufti, terkait dengan Visi-Misi, tetap mengikuti arahan pusat, karena program-program tersebut sudah menjadi acuan program DPP IAI pusat. “Jadi program-program tersebut kita tinggal kembangkan di daerah. Selain itu,  kami juga menginginkan Apoteker Malut, selalu berpraktek bertanggungjawab, maka selama Apotik  dibuka harus ada Apoteker, sehingga pelayanan Farmasi dapat dirasakan oleh  masyarakat,”jelas Mufti.

Ketua katakan, prospek kedepan 10 pengurus cabang IAI, di 10 Kabupaten/Kota, akan lebih di efektifkan para pengurus-pengurus cabang, langka tersebut dilakukan agar mereka lebih  eksis lagi dalam berpraktek di bidang Farmasi. “Jadi kita akan lebih fokus untuk praktek bertanggungjawab di Malut,”tutur Mufti.

Ketua berharap, semoga sekarang dan kedepan Ikatan Apoteker Indonesia Maluku Utara, lebih eksis, dan lebih baik, agar  dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Malut. 

“Kami siap memberikan pelayanan obat kepada masyarakat Maluku Utara. Bila kita melihat pelayanan Apoteker di Malut sudah baik, karena pelayanan kita bukan hanya di Apotik, tapi juga di rumah sakit, karena penerapan-penerapan Apoteker selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini yang akan kita utamakan”pungkas Mufti..#MI

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!