Polres Morotai Terus Usut Kasus Tanda Tangan Palsu Dalam APBD

Swaramalut.com, Morotai

Hampir 7 orang massa aksi dengan menggunakan mobil pick up melakukan aksi unjukrasa di kantor bupati dan Polres Pulau Morotai, Senin (14/05/2018) pukul 14.00 WIT. Para pengunjukrasa mempertanyakan hasil penyelidikan dari pihak Reskrim Polres terkait dengan dugaan APBD 2018 yang dipalsukan.

“Kami meminta pihak penegak hukum harus dengan serius melakukan penyelidikan dan pemeriksaan dugaan kasus Tanda tangan palsu dalam APBD,” koar massa aksi di depan kantor bupati.

Sementara Kapolres Pulau Morotai AKBP Michael P. Sitanggang saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengatakan, kami sudah periksa 20 anggota DPRD sebagai saksi dalam laporan dugaan tanda tangan palsu dalam APBD. Namun, apa yang dikatakan oleh massa aksi terkait keterlambatan pihak kepolisian dalam menangani kasus pemeriksaan dugaan tanda tangan dalam APBD yang di duga palsu. Dirinya mengatakan bukan pihak kepolisian yang terlambat melakukan pemeriksaan, tetapi anggota dewan sebagai saksi juga terlambat jika dipanggil untuk memberikan keterangan.

“Laporan dugaan APBD palsu secara resmi baru terhitung hampir dua bulan, dan masih tahapan proses penyelidikan oleh Reskrim,”katanya.

Selain itu juga dalam waktu dekat kami akan layangkan surat kepada tim TAPD pemerintah daerah untuk memberikan keterangan dalam laporan dugasn tersebut.

“Kami juga akan panggil tim TAPD pemerintah daerah untuk memberikan keterangan,” tutup pria dua bunga ini..#amt.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *