- SWARA TERKINI, SWARA TERNATE

Risno : IPMI Makayoa Akan Terus Menyuarakan Bantuan Kemanusian

Swaramalut.com, Ternate

Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Makian Kayoa (IPMI Makayoa) Risno Lutfi katakan, bencana gempa dan Tsunami yang dialami masyarakat Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah, ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya masyarakat Kota Ternate.

Hal ini disampaikan di Taman Landmark, Jln. Pahlawan Revolusi, Kelurahan Muhajirin, Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, usai dari aksi penggalangan dana kemanusiaan.

“Nah bila dengan melihat musiba yang dialami saudara-saudara, tentu kita tidak boleh diam sebab dalam ajaran Islam, tolong menolong merupakan kewajiban setiap muslim. Maka sudah semestinya konsep tolong menolong ini dikemas dengan baik sesuai dengan syariat Islam.

Apalagi saat ini mereka sangat membutuhkan uluran tanggan dari kita semua,”kata Risno kepada Wartawan Swaramalut.com, tadi malam. Sabtu (06/10/2018).

Masyarakat Palu, Sigi dan Donggala kata Ino biasa disapa, saat ini sangat membutuhkan bantuan kemanusian dari masyarakat, mereka tidak meminta berapa besaran yang harus diberikan, tapi yang diharapkan adalah bantuan sosial yang bisa menghidupkan kebutuhan mereka.

“Malam ini kami melakukan aksi kemanusiaan tersebut sudah masuki malam kedua, dimana malam pertama kita telah memperoleh besaran partisipasi masyarakat sebesar Rp. 500.000, sedangkan memasuki malam kedua besarnya Rp.1.000.000 lebih, jadi totalnya 1.600.000. Ini berarti tingkat kepedulian masyarakat Kota Ternate, kepada Saudara-saudara kita yang ada di Donggala, Sigi dan Palu sangat tinggi,”ucapnya

Selain itu, aksi kemanusiaan ini akan terus berjalan selama para korban bencana alam masih membutuhkan bantuan, tentu hal ini IPMI Makayoa akan terus menyuarakan bantuan kemanusiaan, demi meminta bantuan partisipasi dari masyarakat.

Ia menambahkan, selain dilakukan aksi, juga membuat posko, namun tiga hari lalu kata Ketua, sudah memberikan surat izin kepada instansi terkait, tapi sampai saat ini belum ada respon balik. Namun hal tersebut akan terus di koordinasikan.

“Hari senin, kami ke kantor untuk mempertannyakan kepastiannya, bila surat kita direspon baik, kemungkinan akan di bangun di taman Nukila kalau tidai ditaman Landmark. Ya yang mengakomodir saya sendiri.

Kita berharap masyarakat Kota Ternate, maupun pada umumnya tidak bosan-bosan memberikan bantuan kemanusiaan,”pungkasnya..#Uty

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!