- SWARA HALUT, SWARA TERKINI

Tanah Bergeser Dihalut,Puluhan Hektare Kebun Warga Rusak

Swaramalut.com, Halut

Fenomena alam tanah bergeser (likuifaksi. red) yang terjadi didesa Doitia kecamatan Loloda utara kabupaten Halmahera utara(Halut), pecan kemarin mengakibatkan puluhan hektare kebun warga rusak dan tertimbun tanah.

Salah satu warga desa Edwar tuyu saat diwawancarai wartawan mengatakan,akibat fenomena alam ini puluhan hektare kebun warga rusak,”milik saya kurang lebih 30 pohon pala dan kelapa ludes,”akunya.

Selain itu, kata Edward tanah yang di sekitar kebunya juga ambruk dan jalan menuju kebun hancur serta berlubang besar,sementara Didesa tidak mengalami Likuifaksi karena jaraknya agak jauh dari lokasi tersebut,tetapi di dalam desa mengalami musibah banjir, dan airnya setinggi kurang lebih 30 cm.

“kebun warga yang mengalami musibah Likuifaksi sebanyak 50 kepala keluarga,dan sementara ini Kepala Desa Doitia melarang warga mendekat ke lokasi kebun, karena takutnya terjadi Lukuifaksi susulan, maka sementara ini kami belum bisa ke kebun,”ungkap edwar.

Terpisah wakil ketua DPRD Halut Sahril Hi Rauf mengatakan, terkait fenomena alam ini,dirinya telah menerima informasi dari warga setempat,meski agak terlambat karena kendala transportasi dari desa ke kabupaten.

“Kami sudah turun ke lokasi bencana untuk melihat langsung kondisi warga serta lahan kebun mereka yang rusak akibat Likuifaksi ini, selain itu terkait kerugian kami belum mengetahui pasti, sebab Kepala Desa dan Perangkatnya masih lakukan pendataan,”jelas Sahril.

Politisi partai Hanura ini juga menuturkan,warga Doitia mengalami kerugian harta benda berupa kebun Pala, Cengke,Kelapa dan Tanaman bulanan lainnya,karena sebagian besar hilang ditelan tanah, sementara saat ini mereka lagi masa panen cengkeh, tapi pohon cengke sudah tertanam dalam tanah.

“Fenomena alam tanah bergeser ini,baru pertama terjadi di desa Doitia, sehingga warga yang kebunnya mengalami bencana tersebut tidak berani lagi ke Kebun,kami sementara menangani masalah ini”pungkasnya.#jef

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!