Tidak Bayar Pajak Dan Mangkir Dari Panggilan, PT Multi Karisma Bakal Dikenakan Sanksi

Swaramalut.com,Halut

Banyak Perusahan Perusahan yang ada di Kabupaten Halmahera Utara tidak pernah melunasi kewajiban mereka, tunggakan pembayaran Pajak ” Mineral Yang Bukan Logam”, yang terdiri dari Batu, Pasir, Sirtu dan Tanah Tups, yang merupakan pihak ke tiga di PT Nusa Halmahera Minerals ( NHM).

Dari Sekian banyak Perusahan- Perusahan yang menunggak  Pembayaran Pajak  diantaranya PT MULTI KARISMA ( MK), yang belum sama sekali menyelesaikan Kewajibannya dalam membayar pajak.

Hal ini di benarkan oleh Kepala Bidang Pendapatan BKAD Pemda Kabupaten Halut Andarias Panimba kepada media swaramalut.com ini menyampaikan, ada empat Perusahan yang sampai saat ini di tahun 2018 belum juga menyelesaikan tunggakan pembayaran pajak sejak dari tahun 2016 – 2017,” ungkap Kabid.

Kata Andarias, Perusahan yang belum dapat menyelesaikan tunggakan Pajak seperti PT MULTI KARISMA, sementara Volume yang di distribusi ke PT Nusa Halmahera Minerls berupa TANAH TUPS sebanyak 20.684 M3 (Meter Kubik) maka dalam Satu Tahun Rp.129.275.000,- untuk dalam setahun di tahun 2016 yang belum dilunasi tunggakannya.

Selain itu, PT Multi Karisma sendiri untuk tahun 2017 itu tidak sama sekali malakukan aktifitas, maka distribusinya Nihil, sebab itu pihak Multi Karisma harus menyelesaikan tunggakan yang harus disetor ke Pemda Halut tunggakan tahun 2016 itu,” jelas Andarias.

Kabid Pendapatan juga mengatakan, kami instansi tehnik sendiri telah lakukan langka-langka dengan cara Telah melayangkan Surat sebanyak 2 (dua ) kalinya, namun sampai dengan bulan ke empat di tahun 2018 ini, pihak perusahan PT MK itu juga belum pernah memenuhi panggilan kami sampai saat ini, ” Kesal Andarias.

Dipertegasnya lagi, kami akan layangkan surat yang ke tiga kalinya terhadap pihak PT Multi Karisma, apabilah masih mangkir maka kami akan meminta kepada pihak Dinas Tehnik yakni Dinas Perdagangan dan Penindustrian Pemkab Halut untuk menindak lanjuti, sebab secara aturan akan dikenakan blacklist,” tegasnya.

Kemudian juga kata Andarias, bahwa Perusahan yang tidak menjalankan kewajiban untuk melunasi tunggakan tunggakan Pajak mereka, dwngan sendirinya pihak Perusahan tersebut akan dikenakan Denda sebesar 2 % perbulan, ” Ucapnya.

Ketika dikonfirmasi awak media swaramalut.comkepada pemilik Perusahan PT Multi Karisma Chers Ayang via Massenger menyampaikan, persoalan yang dialami perusahan disaat tahun 2016 itu, Izin Galian C selesai masa berlaku sejak dibulan Agustus 2016, ungkapnya.

Sehinggga Administrasi Perusahan dan juga ID tidak berlaku, maka pengurusan Invoice tertunda dan akhirnya berpengaruh pada Pembayaran Pajak,” jelas Chres.

Tambah dia, dengan berakhirnya masa izin galian C maka saat ini sementara proses perpanjangan izin dan ketika izin itu sudah diperpanjang, bararti sydah bisa dapat menbayar Pajak,” ucap dia..#Jef

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *