- HUKUM/KRIMINAL, SWARA TERKINI, Uncategorized

Tim Kejagung Mengaku Belum Mengetahui Persoalan Pinjaman Daerah

Swaramalut.com, Halbar

Kejaksaan Agung mengaku belum mengetahui persoalan pinjaman daerah 159,5 milyar di Bank Maluku. Sebab pinjaman tersebut merupakan hal tehnis,Kejaksaan bekerja pada hal yang sudah menjadi pelanggaran.
“Jadi Pemerintah setempat ketika dipanggil atau diundang maka mohon kerja samanya agar bisa hadir,”ungkap Irmud Intel dan Pidsus Kejaksaan Agung RI, Wilmar Ambarita kepada sejumlah media, usai Supervisi di Kantor Kejari Halbar, Kamis (19/4/2018).

Walaupun demikian, Menurut Wilmar,Sepanjang itu tugas penegak hukum tentu kita dukung,malah kita pertanyakan kenapa,kalau memang itu tidak jalan,apalagi Kejaksaan itu bekerja tidak pernah mempublikasikan, kecuali sudah pada tahap tertentu.

“Kalau namanya sudah aturan tidak boleh, ya tidak boleh,”tandasnya.

Selain itu, lanjut Wilmar, kalau terkait masalah teknis.Misalnya,pernyataan pimpinan yang berbeda dengan yang lain, ya,itu bukan ranah kami.

Ketika ditanya soal Pernyataan Bupati dan sekda berbeda atas pinjaman daerah oleh wartawan, Wilmar menanggapi, kalau persoalan itu bukan ranahnya. Dengan begitu, alangkah baiknnya tanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

“Kalau soal Pernyataan berbeda, maka itu bukan komentar saya. Barang kali statemen seperti itu, lebih bagusnya coba ditanyakan kepada beliau – beliau lah,”tandasnya.
Menurutnya, soal 8 poin instruksi Presiden untuk Kejaksaan dan Polri.maka itu, kita tidak bisa menyimpulkan dan bicara teknis penyidikan,jadi mari serahkan kewenangan itu ke Jaksa. Apalagi, penyidik tidak boleh terlalu interfensi tetapi melaksanakan sesuai SOP.

“Untuk melaksanakan sesuai pada topoksinya dan yang terpenting jangan dibuat gaduh,”pungkasnya#iin.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!