- SWARA HALTENG/HALTIM, SWARA TERKINI

Tragedi Harga Kopra,Koalisi Perjuangan Rakyat Kembali Menggelar Aksi

Swaramalut.com-Halteng

 

Tragedi atas turunnya harga kopra, berbagai element yang tergabung dalam gerakan Koalisi Perjuangan Rakyat Kembali menggelar Unjuk Rasa. Weda, 10-Desember 2018.

Kopra yang merupakan komoditi unggulan dalam bidang pertanian masyarakat Provinsi Maluku Utara tentu berdampak akan sektor lainya. Hal yang sama juga dirasakan oleh petani kopra diberbagai kabupaten-kabupaten lain dan sama halnya yang dirasakan masyarakat kabupaten Halmahera Tengah.

Aksi yang dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 2018 kemarin kini kembali digelar oleh gabungan berbagai element gerakan diantaranya, HMI Cabang ternate, Komisariat Persiapan Akademi, komunitas Negeri Halmahera Tengah, Sekolah Critis Maluku Utara, Gempar Maluku Utara dan UKM pada pukul 08:30 WIT di lokasi Pasar Weda, Desa Vidijaya dan didampingi oleh pengamanan Kepolisian Resort Halmahera Tengah.

Melalui media swaramalut.com, Iswan Bakar selaku Korlap (Kordinator Lapangan) dan kawan-kawan orasi Koalisi Perjuangan Rakyat dalam muatan orasinya menjelaskan “Turunnya harga kopra yang begitu drastis sangat berpengaruh terhadap masyarakat kabupaten halmahera tengah yang akhirnya banyak anak-anak putus sekolah”.

Terusnya. Kelapa merupakan tanaman perkebunan utama berdasarkan dalam bahan positif statistik (BPS) Maluku Utara. Dimana luas pertanaman kelapa di Maluku Utara pada tahun 2014 mencapai 147.733 Ha (Hektar) dengan jumlah produksi sebesar 231.619 ton, angka ini jauh besar dibandingkan tanaman perkebunan lainnya, seperti pala, cengkeh. Indonesia tercatat sebagai Negara pengekspor Kopra besar kedua setelah Filipina.

Lanjutnya. Sebagian besar hajat hidup masyarakat halmahera, sangat bergantung pada tani kopra yang seharusnya mampu di perhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Aksi yang di digelar memuat beberapa point tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, diantaranya :
1. Segera membuat PERDA tentang harga Komoditi
2. Naikkan harga Kopra Rp 6000 perkilo
3. Tolak Kelapa Sawit
4. Bangun Industri kelola kelapa Kopra dibawahh kendali Rakyat
5. Laksanakkan pasal 33 UUD..#MTS

 

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!