- SWARA HALTENG/HALTIM, SWARA TERKINI

Zulkifli Djafar Minta Kadinkes Haltim  Copot Ibrahim Umar Dari KAPUS

Swaramalut, com Haltim

Ketua DPD kab,haltim Zulkifli Djafar S,sos mendesak dan minta agar  kepala dinas kesehatan haltim, dr. Vita Sangaji segera mencopot kepala puskesmas (Kapus)lolobata (ibrahim umar,Skm) dari jabatanya.

Menurut zulkifli,yang juga putra lolobata itu mengatakan bahwa iya suda tidak tahan lagi mendengar keluhan, baik masayarakat maupun pegawai puskesmas lolobata,prilaku buruk sang kepala puskesmas itu,baik menyangkut  fasilitas seperti mobil puskesmas ambulace yang sering di gunakan bukan pada fungsinya maupun hak hak pegawai yang selalu di abaikan.

Telinga saya jadi panas,sebab sudah berulang ulang kali menerima laporan masyarakat atas prilaku yang bersangkutan, conto kasus seperti pasien sakit berat/tidak bisa berjalan dari rumah ke puskesmas lolobata,sehingga di minta pake mobil ambulance tetapi yang bersangkutan bilang,cari kendaraan di sekitaran/desa situ suda,hal yang sama terjadi pada mantan kepala desa boki maake (usman buka) yang sakit para di desa boki maake kec wasile tenga kemudia di larikan ke puskesmas akedaga kec wasile timur, menempu jarak kurang lebih 23 km menggunakan viar (kendaraan roda tiga) sehingga mantan kades boki maake sempat pinsan dalam perjalan karna terlentang di atas kendaraan /viar beratapkan langit, juga melewati jalan rusak dan bergelombang.

Keluhan warga masayarat terkait mobil ambulance yang tidak stan by di puskesmas, dan lebih banyak di pakai diluar urusan dinas (kepentingan pribadi yang bersang kutan).

Zul, juga mengatakan ada beberapa staf puskesmas lolobata yang ingga sebut namanya, menyampai kan ke kami bahwa setiap pekerjaan yang sudah di selesaikan staf  di kantor,uang tunjangan/esentif yang mestinya langsung di berikan teryata tidak, sengaja di tahan yang bersangkutan hingga berbulan bulan lamanya,bahkan tampa rasa malu yang bersangkutan”mengatakan kalau mau ambil uang, kamari sini tidore”, selain dari itu bendahara puskesmas kerap kali tinggal nama saja, karna uang belanja kantor juga di pengang langsung oleh yang bersangkutan.

Zul,juga menambahkan bahwa segala fasilitas puskesmas yang di beli dengan uang rakyat (APBD maupun APBN) wajib di pergunakan untuk urusa dinas dan kepentingan publik (masyarakat) bukan urusa pribadi Kapus,.Oleh karena itu selaku civil sosiety kami punya kewajiban moral untuk mengontrol prilaku  biokrasi nakal macam ini, sehingga kami meminta kepada kadis kesehata haltim, bahwa kepala puskesmas lolobata suda tidak pantas lagi dipertahankan  jabatanya sehingga harus diganti dengan orang yang lebih, kredibel,akuntabel mampu mengayomi pegawainya dan yang paham/sadar kan tugas dan tanggung jawabnya.

Dengan demikian apa bila kadis kesehatan haltim tidak menindahkan stetement ini,maka kami pastikan kadis turut terlibat merawat kebobrokan prilaku yang bersangkutan dan sengaja membiarkan melakukan pembiran  carut , marut pelayanan puskesmas lolobata ini untuk berlanjud” tutupnya..#Zul

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!