Anggota DPR Halbar Berbondong-bondong ke Jakarta

Swaramalut.com, Halbar – Usai pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Penggunaan Keuangan Daerah tahun 2018, pada Rabu kamarin. Hari ini Kamis (11/07/2019) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupeten Halmahera Barat (DPR Halbar) berbondong-bondong menuju ke Jakarta.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Wakil Ketua II DPRD Halbar Nikodemus R David saat ditemui wartawan, Kamis (11/07/2019.

“Betul, hari ini (Kamis) Komisi I dan II, melakukan perjalanan Dinas ke Jakarta, agendanya melakukan studi banding ke Dirjen Otda Kemendagri RI, guna membahas rencana revisi Perda nomor 6 tahun 2016 tentang struktur organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Halbar yang direncanakan dirampingkan dengan tujuan penghematan anggaran daerah kedepan,” kata Nikodemus.

Lanjut Nikodemus, jadi agenda tersebut akan dilakukan selama tiga hari, dan sesuai jadwal pertemuan dengan Dirjen Otda Kemendagri RI, itu akan dilakukan secepatnya saat tiba di Jakarta.

“Teman-teman DPRD yang lain sudah ada di Jakarta dan rencana pertemuan dengan kementerian pada Jumat besok, dan kembali ke Jailolo, pada Minggu (14/07/2019),” terang politis Gerindra Halbar

Sementara itu koordinator komisi III DPRD Halbar Ibnu Saud Kadim, mengakui pihaknya juga melakukan studi banding ke Kementrian BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) terkait perlengkapan, antisipasi, serta penanganan bencana,” ucapnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data yang dihimpun sejumlah wartawan, perjalanan Dinas (SPPD) anggota DPRD Halbar yang dianggarkan dalam APBD induk 2019, untuk setiap anggota dianggarkan sebesar Rp. 12 juta lebih, sementara untuk unsur pimpinan sebesar Rp 15 juta lebih, sehingga dari total 7 kali perjalanan dinas anggota DPR Halbar itu, diduga telah menguras anggaran daerah sebesar Rp. 1,315 miliar.#red

Soal Pemberhentian Ketua Golkar Halbar, Begini Tanggapan Samad Moid

Swaramalut.com, Halbar – Terkait Putusan Pergantian Ketua Dewan Pimpinan Daerah Tingkat Dua (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupeten Halmahera Barat (Halbar) oleh DPD I Golkar Provinsi Maluku Utara (Malut), mendapat tanggapan dari Samad Moid selaku Ketua DPD II Golkar yang digantikan.

Menurut Samad, pergantian terhadap dirinya yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPD I Golkar Malut, Alien Mus dan Sekertaris Partai Arifin Djafar, itu bertentangan dengan anggaran dasas (AD) Partai dan Peraturan Organisasi (PO) nomor 15, dan pergantian harus mendapat persetujuan dari DPP Golkar.

“Dan Arifin Djafar itu bukanlah Sekertaris DPD I Golkar yang sah, sebab belum ada legalitasnya, karena sampai saat ini belum ada SK dari DPP, jadi Sekertaris yang sah sampai saat ini adalah Hamid Usman, karena dialah (Hamid) yang mendapat SK dari DPP,” kata Samad saat dikonfirmasi wartawan melalui via handphone, Kamis (11/07/2019).

Samad juga mengakui Partai Golkar merupakan partai yang besar dan juga tertua di Indonesia, dan suatu partai bisa memiliki nama besar karna aturannya.

“Tetapi apa yang dilakukan ini jelas tidak sesuai dengan aturan partai, jadi sampai saat ini saya masih sebagai ketua DPD II Partai Golkar Halbar,” tegas Samad.

Sekedar diketahui, putus penghentian ketua DPD II Golkar Halbar Samad Moid, melalui rapat pemberhentian yang dilakukan oleh DPD I Golkar yang dipimpin Wakil Ketua DPD I Golkar Alien Mus. Dan mengangkat Ahmad Zakir Mando yang juga sebagai Wakil Bupati Halbar sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Halbar.#chull

Isak Tangis Warnai Pelepasan JCH Halsel

44 Pasutri Ikut Berangkat 

Swaramalut.com-Halsel

Suasana haru dan isak tangis mewarnai pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Halmahera Selatan, pelepasan yang dipusatkan di pelabuhan Babang dilakukan langsung oleh Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba serta diantar oleh ribuan keluarga JCH.

Pelepasan 225 JCH Kabupaten Halmahera Selatan ini disertai dengan azan sehingga baik JCH maupun keluarga dan masyarakat yang ikut mengantarkan para tamu Allah menangis karena terharu, “memang suasana pelepasan JCH setiap tahun tetap sedih, terharu sehingga tetap menangis,” ucap Aisya Damra salah satu warga Amasing yang ikut mengantarkan JCH di pelabuhan.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Halmahera Selatan Hasyim Hamzah dalam sambutannya mengatakan, bersihkan hati, bulatkan tekad, niatkan serta bersungguh sungguh dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji semata mata mengharapkan keridhan Allah SWT, “jagalah Kedisiplinan dalam beribadah sebagaimana diajakarkan dalam manasik haji, bekerja sama, saling membantu dan memberikan pertolongan sesama jamah untuk saling menumbuhkan persaudaraan sejati seabagi sesama insan yang dimuliakan,” paparnya.

Usia termuda Amri Umar Beha (33) dari desa Matuting kecamatan Gane Timur Tengah dan tertua Buhari Muhammad Kasim (98) dari desa Kampung Makian kecamatan Bacan Selatan “tahun ini juga jamaah haji dengan pasangan suami istri (Pasutri) terbanyak karena ada 44 Pasutri,” tutur Hasyim.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Bahrain Kasuba dalam sambutannya mengharapkan jamaah haji selalu dalam lindungan Allah dan kembali ke Kabupaten Halmahera Selatan dengan membawa haji yang mabrur “Semoga ssmua JCH tetap sehat dan menjadi haji yang mambrur dan titip doa untuk Halsel bisa menjadi daerah baidatun taibatun warabbungafur dan pulang ke Halsel tetap dalam keadaan sehat,” pungkas orang nomor satu di Pemkab Halmahera Selatan ini.. # Tox.

Riswan Kembali Menyoroti Soal PAD Rp. 200,99 M Tak Mencapai Target

Swaramalut.com, Halbar – Lagi – Lagi Anggota Fraksi PKB Kabupeten Halmahera Barat Riswan Hi Kadam menyoroti persoalan Pendapat Asli Daerah (PAD) Pemerintah tahun 2018 sebesar Rp. 200,99 Miliar yang tidak tercapai.

Menurut Riswan, untuk mengukur dan menjelaskan kepada publik terkait ketidak capai PAD ratusan miliar tersebut, sehingga kami fraksi PKB mempertanyakan mengapa PAD sebesar  Rp. 200,99 miliar tersebut tidak dapat di serap atau tidak tercapai.

“Jadi permasalahan utama dan komitmen untuk penanganan kedepannya modelnya apa, Sehingga jangan nanti publik menilai bahwa kita merekayasa pendapatan, jadi diperlukan ada keterbukaan informasi kenapa hal ini tidak dapat di realisasikan penerimanya,” ujarnya.

Olehnya itu, lanjut Politis PKB Halbar pada Pandangan fraksi, meminta jawaban tertulis dari pemerintah, objek-objek mana saja yang kemudian yang menyebabkan tidak terealisasanya dan targetnya berapa.

” Target (PAD) nya berapa dan terealisasi berapa lalu mana yang tidak teralisasi dan faktor apa yang mempengaruhi menyebabkan itu tidak teralisasi, lalu resolusi model apa?,” tanya Riswan.

Riswan juga mengakui, persoalan PAD yang tidak mencapai target itu sangatlah penting, karena ini terkait dengan berkorelasi, apalagi dengan kondisi keuangan daerah seperti ini, bisa dibayangkan kalau kita tidak mencapai target penerimaan sebesar Rp 200,99 milar.

“Secara otomatis Rp. 200,99 miliar itu, akan terbawa dalam utang tahun 2019. Begitu kuat beban keuangan daerah ketika Rp. 200,99 miliar tidak tercapai, maka terpaksa utang itu di bawah di 2019,” katanya. Seraraya ia katakan, jadi dalam konteks ini yang perlu ditelusuri itu adalah sumber-sumber PAD yang didesain pada posisi Rp 200,99 miliar yang tidak teralisasi itu ?.

Namun ketika disentil terkait dengan dana pinjaman sebesar Rp. 55 miliar dari total 159,5 miliar yang dicairkan pada tahun 2017 lalu, Dirinya membenarkan persoalan tersebut.

“Pada pertemuan rapat Banggar, TPAD menyampaikan daftar kegiatan dan daftar program yang dibiayai melalui dana pinjaman yang di cairkan dalam kurun waktu bulan Desember 2017 sebesar Rp. 55 miliar, jadi kalau pun hari ini ada yang mengatakan bahwa tidak ada pencairan dana yang bersumber dari senilai Rp. 55 Miliar, itu adalah bohong besar dan memutar balikkan fakta,” tegas Riswan.

Memang, lanjut Riswan, dirinya juga terlibat dalam pembahasan tersebut, karena selaku anggota Banggar diundang oleh pimpinan DPRD untuk membahas atau meminta klarifikasi atau penjelasan-penjelasan terkait dengan kegiatan apa saja yang dibiayai melalui saldo pinjaman Rp 55 miliar pada tahun 2017 itu.

” Karna daftar rincian pengunaan anggaran pinjaman sebesar Rp 55 miliar, dipengang oleh semua anggota Banggar,” akuinya.

Sementara soal bermasalah ataupun tidak pencarian anggaran tersebut, bukan wewenang Fraksi untuk mengambil kesimpulan. Tapi ada fakta bahwa dana pinjaman itu telah digunakan dan dicairkan di 2017 dan itu sempat diketahui belakangan dari DPRD dan kemudian DPRD menyurati meminta penjelasan dan meminta klarifikasi.

“Selain itu, Ini ada risalah rapat DPRD dengan Kaban Keuangan, soal penggunaan dana kurang lebih Rp 55 miliar yang digunakan di 2017 bersumber dari pinjaman,” tutup Riswan.#chull

Wabup Asrun Lepas JCH Morotai

Swaramalut.com, Morotai – Wakil Bupati Pulau Morotai Hi. Asrun Padona, secara resmi melepaskan Jama’ah Calon Haji (JCH) musim haji 1440 Hijriyah/ 2019 Masehi asal Morotai yang berjumlah 73 orang, dilangsungkan di Depan Kantor DPRD Morotai, Rabu (10/07/2019).

Acara pelepasan yang mengangkat tema ‘Menuju Haji Mabrur dan Berdoalah untuk Kesejahteraan Daerah’ tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Pulau Morotai, Fahri Hairudin, Wakil ketua II DPRD Rasmin Fabanyo, Mewakili Danlanud Karumkit Lanud Leo Wattimena, Mayor Kes Maryadi, Mewakili Danlanal Morotai, Lettu Ismail, Mewakili Danramil 1508-05 Daruba Pelda Yusril Noho, para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Morotai, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan keluarga JCH.

Kakan Kemenag Morotai, M Qubais Baba, dalam sambutannya, mengatakan, agar kesehatan setiap JCH yang didahulukan, untuk itu, tim kesehatan selalu memantau kesehatan mereka sampai ke kota Ternate. Sehingga seluruh Jama’ah senantiasa sehat selalu hingga kembali ke Morotai nantinya.

“Untuk itu, sebelum wukuf, saya minta jangan dulu untuk ziarah-ziarah yang mempengaruhi kesehatan bapak – ibu calon jamah haji,” pinta Qubais.

“JCH asal Morotai yang berjumlah 73 orang ini tergabung dalam kloter 9,” tambahnya.

Terpisah, Wabup Asrun dalam sambutannya, sekaligus melepaskan secara resmi JCH, mengharapkan kepada para JCH agar menjaga nama baik Pulau Morotai dan negara indonesia, jangan sampai ada masalah yang bisa memperjelek Indonesia khususnya Pulau Morotai.

“Dan para JCH pulau Morotai, jangan bercerai berai atau berjalan sendiri-sendiri tetapi ikuti ketua rombongan haji,” kata Asrun mengingatkan.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan uang saku oleh Pemkab Morotai yang diwakili Wabup Asrun dan dilanjutkan dengan jabat tangan kepada seluruh JCH yang diikuti oleh Forkompimda Morotai.#amt

Pemusnahan Miras, Kapolres Ternate : Perda Pelarangan Miras Direvisi

Swaramalut.com, Ternate – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kota Ternate AKBP. Azahari Juanda, meminta kepada pihak DPRD Ternate agar melakukan revisi atas peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2004 tentang Minuman Keras (Miras).

Hal tersebut disampaikan orang nomor satu Polres Ternate, saat acara pemusnahan minum keras hasil sitaan pihak Polres Ternate dan Polsek Jajaran selama semester pertama tahun 2019, yang dilangsungkan di halaman Mapolres Ternate, Rabu (10/07/2019).

Kapolres Ternate AKBP. Azhari Juanda

Azhari, mengatakan, terkait dengan peredaran miras itu, pihaknya sangat serius dalam menangani miras, bahkan bukan hanya miras yang menjadi fokus kami, tetapi juga soal Knalpot racing, toa, dan Speaker Subwoofer, sebagaimana Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD).

“Dan pemusnahan barang bukti, miras, Knalpot racing, Toa, dan Speaker Subwoofer yang dilakukan hari ini, merupakan bukti keseriusan kami (Polres),” ungkapnya.

Mantan Kapolres Tikep, juga mengakui, upaya yang dilakukan pihaknya selama ini belum bisa menghilangkan peredaran miras maupun knalpot racing dan sound yang dipasang dikenakan di kendaraan secara maksimal.

“Tapi, insya Allah, ini akan terus dilakukan maka akan dapat meminimalisir, sehingga peredaran barang haram tersebut bisa berkurang secara drastis dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” kata Azhari.

Jadi, untuk mendukung upaya pemusnahan Miras, dirinya berharap kepada pihak DPRD Ternate agar merevisi Perda nomor 5 tahun 2004 tentang larangan peredaran dan penjualan minuman beralkohol di Kota Ternate.

“Yakni menambahkan sangsi hukum kepada pelanggar dengan hukum denda minimal Rp. 30 juta, atau kurungan badan minimal 3 tahun, supaya memberikan efek jerat kepada pelanggar,” pinta Azhari.

Sementara terkait dengan knalpot racing yang di jual di bengkel, dibutuhkan peran aktif dari pemerintah kota, dalam hal ini Disperindag, agar mengawasi pihak Bengkel yang melakukan penjualan Knalpot resing.

“Kedepan saya akan koordinasi dengan Disperindag untuk mengatasi persoalan ini,” terang Kapolres.

Azhari juga menambahkan, barang bukti (BB) yang dimusnahkan hari ini, yaitu Captikus (1346 kantong plastik, 230 Botol dan 2 jerigen ukuran 5 liter), 8 botol bir putih dan 93 botol Kesegaran.

” Sedangkan Untuk knalpot racing yang kami musnahkan sebayak 170 unit, Speaker Subwoofer 70 unit dan toa 17 unit, yang merupakan hasil temuan Sat Lantas Polres Ternate,” tutupnya.

Perlu diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Ketua MUI Kota Ternate H Usman Muhammad, Kasat bimas AKP Ratih, Kasat Lantas AKP Andreas, Staf Ahli Kota Ternate Arif Ghani, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Ternate Drs. H Adam Ma’ruf, mewakili KPN Ternate, mewakili Kajari Ternate, Kasat satpol PP kota Ternate Fandi Mahmud, Ketua KNPI Kota Ternate Sahroni A. Hirto dan Ketua GP Ansor Ternate Rahdi Anwar.#MI

Kwarcab Pramuka Morotai Siap Mengikuti Sakawira Kartika Malut

Swaramalut.com, Morotai – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupeten Pulau Morotai (Morotai) siap mengikuti Sakawira Kartika tingkat Provinsi Maluku Utara, yang akan dilaksanakan pada, Kamis (11/07/2019) besok.

Kesiapan Kwarcab Pramuka Morotai, itu terlihat saat upacara pelepasan anggota Pramuka Morotai dengan melibatkan 105 orang, 12 Pembinaan yang dipimpin langsung ketua kwarcab, Simoni Andalan, di Pelabuhan Feri Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (10/07/2019).

Ketua Rombongan Pramuka Morotai, Salim Yunus, kepada wartawan, mengatakan, anggota Pramuka Morotai yang berangkat ini, semua sudah siap mengikuti setiap kegiatan yang akan diperlombakan pada kegiatan Sakawira Kartika nantinya.

“Dan yang diikutkan ini
perwakilan dari semua Gugus depan (Gudep) di Dua Kecamatan, yakni Kecamatan Morotai Selatan dan Morotai Utara tingkat SMA dan sederajat,” ungkapnya.

Lanjut Salim, dari 105 anggota Pramuka yang dikirim pada kegiatan Sakawira Kartika, itu terdiri dari 50 siswa SMAN 1 Morsel dan 55 siswa SMAN 4 dan SMK Kemaritiman.

“Dan didampingi oleh 12 Pembinaan, yakni 2 orang dari SMAN 1, 4 orang dari SMAN 4 Morut, 2 orang dari SMK Kemaritiman dan 4 orang dari pengurus kwartir,” kata Salim.#amt

Kapolres Halbar Pimpinan Upacara HUT Bhayangkara ke 73

Swaramalut.com, Halbar – Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Halmahera Barat (Kapolres Halbar) AKBP Deny Heryanto, memimpin upacara HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019 dengan tema “Dengan Semangat Promoter, Pemabdian Polri untuk Masyarakat Bangsa dan Negara, pada Rabu (10/07/2019).

Kapolres Halbar AKBP Deny Heryanto saat memimpin upacara HUT Bhayangkara ke 73 tahun

 

Kegiatan yang dilangsungkan di lapangan Apel Mapolsek Sahu Timur, tersebut dihadiri oleh Bupati Halbar Danny Missy, Wakil Bupati Halbar Ahmad Zakir Mando, Kajari Halbar, A. Satya Makandea, Mewakili Dandim 1501/Ternate (Pabung Halbar) Kapten Inf Nurcholis, Sri Sultan Jailolo Ahmad Sjah, Kalapas Halbar Supryadi, Sekda Halbar M. Syahril Abd Rajak, Wakapolres Kompol. Angga Heldiayansah, Wadanyonif RK 732 Banau Kapten Inf Eko Arif Christianto, Danramil 1501-03 Jailolo, Kapten Inf. Yani Ch. Pauno
Para Asisten dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Halbar.

Dan personil yang dilibatkan yakni, 1 SST Koramil Jajaran Kodim 1501 Ternate wilayah Halbar, 1 SST Yonif RK 732 Banau, 2 SSK Sat Dalmas Polres Halbar, 2 SST Sat Intelkam Polres Halbar, 1 SST Satpol PP Pemkab Halbar.

Amant  Presiden RI, yang dibacakan  Kapolres Halbar, Mengawali amanat ini, atas nama rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, mengucapkan
selamat Hari Bhayangkara ke-73, kepada seluruh anggota dan keluarga besar Polri di mana pun Saudara bertugas. Saya juga mengucapkan terima kasih dan
memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

” Atas kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia, yang mana Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik.

Dan melalui HUT Bhayangkara ke 73 tahun, diharapkan agar seluruh personil Polri dalam melaksanakan tugas selalu berpedoman pada beberapa instruksi.

“Yakni, Terus tingkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolres.

Pemotongan Tumpeng oleh Kapolres Halbar

Lanjut Denny, Kedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, dan Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan.

“Serta tingkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan dan Perkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri,” tutupnya.

Barang bukti Miras yang dimusnahkan usai upacara HUT Bhayangkara ke 73 tahun

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng Oleh Bupati Halbar, Kapolres Halbar dan di Ikuti oleh Unsur Forkopimda Halbar. Dilanjutkan dengan pemusnahan ribuan botol miras hasil razia oleh pihak Polres Halbar.#chull

Polres Morotai Gelar Upacara HUT Bhayangkara Ke- 73

Swaramalut.com, Morotai – Kepolisian Resort Kabuapten Pulau Morotai (Polres Morotai) menggelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-73 Tahun 2019, di Lapangan Apel Mapolres Morotai Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (10/07/2019).

Kegiatan yang bertemakan ‘Dengan Semangat Promoter, Pengabdian Polri Untuk Masyarakat Bangsa Dan Negara’ itu dipimpin langsung Kapolres Morotai AKBP. Mikael P. Sitanggang, dan dihadiri, Wakil Bupati Morotai Asrun Padoma, Ketua DPRD Morotai Fahri Haerudin, Mewakili Danlanud LWM Kadispers Lanud Leo Wattimena Letkol Adm Sutikno, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Karyadi Bangun, Kepala BNN Morotai AKBP. Ahmad Idris, Wakapolres Morotai Kompol. Dedy Wijayanto, Asisten Satu Mukhlis Bay, Kaban Kesbangpol Morotai Lauhin Hi Gorahe, Mewakili Kajari Pulau Morotai Hasyim Bido.

Kapolres Morotai AKBP. Michael P. Sitanggang saat memimpin upacara HUT Bhayangkara ke 73

Amat Presiden RI Joko Widodo, yang dibacakan Kapolres Morotai AKBP. Mikael, mengatakan, Pertama tama – Tama saya ucapkan selamat HUT Bhayangkara ke 73 tahun, dan Sejarah Pengabdian Polri untuk Bangsa dan Negara, Polri juga banyak memberikan sumbangsih dalam upaya pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.

“Dalam bidang penegakkan hukum, lakukan pemberantasan terhadap setiap bentuk kejahatan dan tindak kriminalitas secara tegas, profesional, Legitimate dan tidak diskrimatif,” kata Mikael.

Menurutnya, pihak kepolisian perlu memperbaiki mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang mudah, sederhana, tidak berbelit, prosedur yang jelas, serta hindari adanya pungutan tambahan.

“Saya ingin menekankan bahwa reformasi polri yang menyeluruh dan konsisten adalah keniscayaan dan sekaligus kunci mengahadapi masa depan yang lebih baik,”Ungkapnya.

Lanjut Kapolres dalam amanat itu, Reformasi harus bersifat menyeluruh karena didalamnya mencakup perubahan positif dari hulu sampai ke hilir.

“Seluruh jajaran Polri harus benar-benar laksanakan reformasi yang bersifat menyeluruh karena di dalamnya mencakup perubahan positif,” tutupnya.

Sekedar diketahui personil yang terlibat dalam upacara tersebut yakni, 1 SST Perwira gabungan TNI/Polri, 1 SST personel Polres Morotai, 1 SST Lanal Morotai, 1 SST Lanud Leo Wattimena, 1 SST Sat Sabhara Polres Morotai, 1 SST personel gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polres Morotai, 1 SST Satpol PP Morotai, 1 SST KPLP Morotai dan 1 SST ASN Pemda Morotai.#amt

Bupati Bahrain Resmi BukaTMMD ke 105 

Swaramalut.com-Halsel

Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke- 105 Kodim 1509 Labuha Tahun 2019 Di Wilayah Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan resmi dibuka oleh Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, kegiatan pembukaan sendiri dihadiri oleh Danrem 152 Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, Danden Pom Ternate Letkol CPM Eko Maryanto, Dandim 1509 Labuha Letkol Inf.Imam Kanafi, Dandim 1501 Ternate Letkol. Kav. Bambang Sugiyarta, Dandim 1510/Snn Letkol Inf Karona S, Dandim 1505 Tidore Letkol Inf Yayat Priatna Prihatina, Dandim 1508 Tobelo Letkol Kav.Tri Sugiarto, Danyonif RK 732 Banau Mayor Inf.Rully Eko Suryawan, Kapolres Hal-Sel AKBP M Faishal Aris dan Sekda Hak-Sel Bpk.Helmy Surya Botutihe.

Kegiatan TMMD ke 105 ini bertemakan “Bersama TMMD Membangun Untuk Kesejatraan Masyarakat” Pembuatan TMMD berdasarkan Surat Telegram Rahasia Pangdam XVI/Pattimura Nomor STR / 237 I 2019 tanggal 01 Februari 201 tentang perintah agar merencanakan dan menyiapkan kegiatan TMMD TA 2019. Surat Telegram Danrem 152/Babullah Nomor ST / 117 / 2019 tanggal 06 Februari 2019 tentang perintah agar merencanakan dan menyiapkan kegiatan TMMD TA 2019 dan Program Kerja dan Anggaran Kodim 1509/Labuha TA 2019 bIdang TerItorIaI khususnya Bakti TNI. “TMMD ini bertujuan Untuk mewujudkan Ruang juang, Alat Juang, Kondisi Juang yang Tangguh dan Kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat meIaIuI pembangunan baik bersifat fisik maupun non fisik dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas keamanan dI wilayah Kabupaten Halmahera Selatan,” kata Dandim 1509 Labuha Letkol Inf.Imam Kanafi

Untuk Dese Saketa dilakukan Pembuatan MCK, Pembuatan Iorong Koridor P 14.5 M x L 24 M, Pengecoran Jalan setapak I ( P 62.5 M x L 1.5 M) d. Pengecoran Jalan setapak ll ( P 161.7M x L 1.5 M), Pengecoran Jalan setapak III ( P 55 M x L 1.5 M) f. Pengeooran Jalan setapak IV ( P 263.5 M x L 1.5 M), Pengecoran Jalan setapak V ( P 110 M x L 1.5 M), Pembuatan Deker4 Unit (P 1 M x L 1 M), Pembuatan Draenase I (P 99.9 M x L 0.6 M x T 1 M), Pembuatan Draenase II (P 86 M x L 0,6 M x T 1 M)

Untuk Desa Cango dilakukan Pengecoran Jalan Setapak P 73 M x L 1.5 M, Pembuatan Pagar Mastd An Nur Panjang 139.5 M, Pembuatan MCK Maslid An Nur 1 Unit, Pembuatan Talud P 165 M x L 0.5 x T 1.5 M, Pagar MushoIa P 40 M, Pembuatan MCK 2 Unit. Untuk desa Koititi dilakukan Pengeooran Jalan Setapak P 450 M x L 1 5 M, Pembuatan Deker 4 Unit (P 3 M x L 1 5 M), Pembuatan Jembatan P 26 M x L 4 M. Untuk desa Doro dilakukan Pembuatan Drainase P 300 M x L 0.6 M x T 1 M, Pembuatan Deker 2 Unit (P 1M x L 1M), Rehab Gereja Bethel, Pembuatan Pagar Gereja Bethel P 77.6 M e.Pembuatan MCK I, Rehab Mesjid, Pembuatan MCK II. Untuk Desa Bumi Rahmat dilakukan Pembuatan Jembatan P 8 M x L 2 M, Pembuatan Drenase P 235 M x L 0.6 M x T 1 M c. Rehab Masjid, Pembuatan Pagar Masjid Panjang 138 M, Pembuatan MCK. Untuk Desa Balitata dilakukan, Pembuatan Talud P 225 M, Pembuatan Baker I P 1M x L 1 M, Pembuatan Jembatan P 5 M x L 2 M.

Untuk kegiatan Non Fisik dalam TMMD yakni Penyuluhan bela negara, Penyuluhan wawasan kebangsaan, Penyuluhan/sosialisasi pelayanan kesehatan, Penyuluhan/sosiahsasi pertanian, Penyuluhan/sosialisasi pendidikan, Penyuluhan/ sosiaIisasi hukum dan kamtibmas. g. Penyuluhan/sosialisasi narkoba, Penyuluhan/sosialisasi keagamaan, Penyuluhan/sosialisasi KB kesehatan, Penyuluhan/sosialisasi perikanan/ pertemakan, Penyuluhan/sosialisas lingkungan hidup dan kehutanan,Penyuluhan/sosialisasi kegiatan PKK, Penyuluhan/sosialisasi kegiatan pelayanan publik dan kependudukan, Penyuluhan/sosialisasi bahaya teron’s dan paham radikalisme. TMMD sendiri berlangsung selama 30 hari yakni 10 Juli sampai 8 Agustus 2019. Personil yang terlibat diantaranya Angkatan Darat Staf Satgas 15 orang, Yonif RK 732/Banau 98 orang, Denhub Rem 2 orang, Denkes 16.04.01 Ternate 3 orang, Penrem 152/Babullah 2 orang,bAngkatan laut 2 orang, Polri 8 orang, Pemda/ Instansi Sipil 20 orang dan Penyerahan alat kerja secara simbolis.

Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba dalam amanatnya mengatakan, Kegiatan TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan unsur TNI pemerintah daerah dan masyarakat secara umum untuk membangun infrastruktur desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang menjadi objek pelaksanaan TMMD khususnya daerah terpencil di beberapa desa di Kabupaten Halmahera Selatan di antaranya Desa kita bumi Rahmat joro Sango dan balita “TMMD memiliki arti bersifat gotong royong untuk membangkitkan peran masyarakat sebagai makhluk sosial yang terpenting lagi adalah membangun daerah menjadi lebih berkembang dari berbagai hal sinergitas antara pemerintah masyarakat dan TNI ini guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan daerah baik di daerah perkotaan maupun di desa tertinggal atau yang terisolasi,” tuturnya.

Bupati Bahrain juga mengatakan, hal yang terpenting adalah kehadiran TNI sebagai alat negara dibidang pertahanan dan keamanan yang akan memberikan perlindungan melalui pemantapan wawasan nusantara untuk meningkatkan imunitas atau berbagai sektor dari berbagai masalah yang saat ini mengemuka seperti halnya radikalisme terorisme penyalahgunaan narkoba sikap intoleran provokasi serta berbagai macam tindakan yang dapat merusak eksistensi negara dan bangsa sebagai kesatuan yang kokoh.

“Dengan semangat TMMD diharapkan dapat meningkatkan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan bernegara adalah membangun dan mengembangkan desa yang tertinggal sehingga Kemajuan perekonomian Desa menjadi seimbang dan TMMD ini diharapkan menjadi salah satu solusi sekaligus sebagai bentuk peran nyata dalam mempercepat pembangunan desa sebagaimana tema-tema tahun 2019 adalah bersama tmmd membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.. # Tox.