SwaraMalut.com, TERNATE – Baru seumuran jagung Proyek pembangunan irigasi di Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai yang dikerjakan pada September 2025 lalu mengalami kerusakan serius.
Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp34,5 miliar sekian dan dikerjakan oleh PT. PP (Persero) Tbk, mengalami kerusakan diakibatkan akibat banjir yang terjadi pada beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Sangowo Barat, Murdi Matage, saat dikonfirmasi, Senin, 15 Juni 2026, membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan tanggul bendungan jebol akibat hujan deras selama 4 hari belakangan akibatnya air meluap dan merusak puluhan tanaman kelapa warga sekitar.
“Kerusakan itu terjadi disisi sebelah kan tanggul yang ditimbun dan kini sudah habis terbawah banjir) “. Ujarnya
Murdi bilang, akibat kejadian itu, di samping beton bendungan irigasi saat ini dalam posisi tergantung karena kemiringan tanah. Ia khawatir lama-lama jika hujan dan terkikis air beton bisa roboh kalau tidak segera diantisipasi.
Dari kejadian itu, kata Kades, ia sudah sampaikan kepada pihak BWS agar segera mengantisipasi dengan cara menutup jalur yang jebol tersebut.
“Paling tidak harus rubah juga dia punya tanggul itu. Karena kalau tanggul itu hanya sekadar tanah isi di karung kemudian disusun, itu tetap masih jebol juga,” kata Kades. #chull/red












