Swaramalut.com HALUT- Komandan Kodim 1508/Tobelo, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, memberikan materi bela negara dan wawasan kebangsaan. Diskusi dalam rangka Pengenalan kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hein Namotemo (Unhena) 2023.
Tema yang diangkat dalam kegiatan mahasiswa baru tersebut “Membentuk mahasiswa yang berkarakter unggul dan Inovatif di Era 4.0”. bertempat di Aula Vak 1 Kampus Unhena desa MKCM Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Senin 12 Agustus 2023.
Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, dalam paparan materinya menyampaikan suatu kebanggaan besar baginya karena bisa mendapatkan kesempatan di kampus Unhena. Untuk membawakan materi terkait bela negara dalam kegiatan PKKMB 2023.
“Pentingnya materi bela negara bagi masa depan para pemuda karena membentuk nasionalisme yang tinggi. Sebab masa depan bangsa dan masa depan Indonesia ada ditangan adik-adik,” katanya.
Dandim menjelaskan bahwa pada abad 21 sekarang wajah para pemuda mengalami perubahan atas kemajuan teknologi dan informasi. Pergeseran realitas sosial menjadi tantangan yang sangat besar bagi semua umat manusia.
Berbeda dengan periode Sebelumnya dimana kehidupan sosial masih di perhadapkan dengan yang namanya penjajah. Namun sekarang perkembangan dari segala lini bidang yang akan membawa pengaruh dan persaingan yang sangat besar,
“Misalnya tantangan yang dihadapi sekarang di berbagai dunia yakni krisis ketahan pangan dan air, kelangkaan energi, kompetisi mengakibatkan perang dan konflik. Belum lagi tantangan geopolitik dan keamanan dibelahan dunia,” ungkap Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait.
Menurut dia, ancaman terhadap beberapa negara di dunia diakibatkan negara mengalami failed. Namun bersyukur Indonesia masih mempunyai sumber daya alam (SDA) yang digunakan untuk ketahanan negara.
“Kondisi saat ini hampir semua mahasiswa di berbagai wilayah melaksanakan aksi demonstrasi. Itu hak yang dilindungi undang-undang dan mahasiswa lebih kritis terhadap berbagai kehidupan tetapi jangan sampai merusak fasilitas umum,” ujar dia.
Dirinya berharap kepada Mahasiswa agar tetap meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Bahkan generasi unggul yang memiliki kapasitas intelektual, karakter yang kuat dan kualitas kepemimpinan dibarengi dengan attitude yang baik menuju Indonesia 2045.
Selain itu, menjadi seorang pemimpin yang akan berhasil dan buat bangga kedua orang tua. Disamping itu belajar dari kisah inspiratif orang-orang yang sukses karena ada segudang pengalaman hidup yang susah.
“Peran generasi muda dalam bela negara diantaranya harus membaca peluang dan jangan mudah terpengaruh dengan lingkungan. Yakin masa depan ada ditangan kalian serta bermimpilah dan wujudkan cita- cita dengan terus belajar berkarya dan berjuang untuk ciptakan sesuatu yang baru ke depan,” pintanya.#jojo












