SwaraMalut.com TERNATE – Speedboat dinas Wali Kota Ternate, “Ternate Andalan”, yang diduga telah mengalami kerusakan dan tidak lagi beroperasi sepanjang 2025, justru tetap menjadi objek belanja miliaran rupiah dalam APBD Kota Ternate.
Ironisnya, setiap agenda resmi Wali Kota Ternate, Dr. Tauhid Soleman maupun Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, dengan menggunakan transportasi laut selalu menggunakan speedboat sewaan pihak ketiga yang diduga menggunakan anggaran operasional kepala daerah dan wakil kepala daerah yang melekat pada Bagian Umum Setda Ternate. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa Ternate Andalan sudah tidak berfungsi, bahkan tak pernah terlihat di pelabuhan pemerintah.
Namun Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate tetap menganggarkan biaya operasional fantastis untuk kapal yang tak beroperasi tersebut.
Data yang diperoleh media ini, Sabtu (27/12/2025) dalam APBD Pokok 2025, dialokasikan Rp1.271.987.000 untuk operasional Ternate Andalan. Tidak sampai di situ, pada APBD Perubahan 2025, anggaran itu ditambah lagi sebesar Rp244.206.240. Sehingga total belanja operasional mencapai Rp1.516.194.240. Hal ini menjadi sorotan publik, operasional apa yang dibiayai? Jika kapal rusak dan tak digunakan, mengapa anggarannya justru dinaikkan.
Lebih jauh, angka Rp1,5 miliar itu diduga belum termasuk belanja yang berkaitan dengan pengadaan suku cadang dan komponen kapal lainnya, karena informasinya tergabung dalam pos anggaran angkutan darat Dishub. Artinya, beban anggaran untuk speedboat bisa jauh lebih besar dan tidak terlihat secara kasat mata dalam nomenklatur anggaran.
Belanja tersembunyi seperti ini rawan disalahgunakan, sebab publik tidak bisa menelusuri langsung berapa biaya pemeliharaan speedboat yang sebenarnya telah digelontorkan.
Ketiadaan transparansi Pemkot Ternate terkait, kondisi fisik Speedboad Ternate Andalan, alasan kapal tak beroperasi, serta dan dasar penambahan anggaran di APBD-P,
membuka ruang pertanyaan serius: apakah anggaran tersebut benar-benar dipakai untuk speedboat, atau sekadar menjadi pos siluman dalam belanja daerah? Sementara Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, tidak menggubris upaya konfirmasi yang dilakukan media ini saat dihubungi melalui via WhatsApp, terkait dengan masalah anggaran Operasional Speedboat Ternate Andalan. Bahkan saat mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Kota Ternate, di Jalan Monunutu Kecamatan Ternate Tengah.#tim/red.












