banner 140x600
banner 140x600
PENDIDIKAN/KESEHATANSWARA DAERAH

Miris, Hari Kedua Masuk Sekolah, Wali Murid SDN 55 Kota Ternate Gelar Protes Tuntut Kepsek Dicopot

×

Miris, Hari Kedua Masuk Sekolah, Wali Murid SDN 55 Kota Ternate Gelar Protes Tuntut Kepsek Dicopot

Share this article

SwaraMalut.com TERNATE – Suasana hari kedua masuk sekolah di SDN 55 Kota Ternate diwarnai aksi ketegangan yang cukup memprihatinkan.

Bukannya memulai aktivitas kegiatan belajar mengajar dengan tenang, ratusan orang tua murid di sekolah tersebut justru kompak menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan halaman sekolah pada Selasa pagi 14 Juli 2026.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, massa oeang tua siswa tampak kompak dan keberatan akibat mobiler yang kurang sehingga menyebabkan sejumlah murid di kelas IV duduk berhempitan satu dengan yang lain bahkan ada siswa yang menulis hanya beralaskan bagian kaki anak itu sendiri karena mobiler meja yang kurang sehingga orang tua murid dengan tegas agar kepala sekolah mereka segera dipindahkan dari sekolah tersebut.

Perwakilan orang tua murid Titi dan Dju mengatakan Ismiyati Abdullah tidak layak jadi kepala sekolah, dimana dirinya menilai ucapan dan gaya bahasa Ismiyati Abdullah saat memberikan jawaban disaat orang tua murid menanyakan perihal kenapa anak-anak mereka sampai tidak mendapatkan kursi dirinya langsung menjawab kalau tidak senang ambil anak ibu agar keluar dari sekolah”ujar titi mengutip ucapan kepsek.

” Sangat miris ucapan kepsek, Saya pertanyakan agar sekolah mencari solusi malah di jawab kalau tidak senang kalian datang ambil anaknya dan sekolahkan di tempat lain. Ini kan aneh jawaban dari kepsek seakan akan diam terpaku dengan keadaan yang ada padahal persoalan mobiler dari tahun-ketahun memang sangat di butuhkan”jelasnya.

Kepala SDN 55 Kota Ternate Ismiyati Abdullah selaku pihak yang menjadi sasaran utama gelombang protes para siswa, hingga kini juga belum bisa ditemui dan tidak berada di sekolah sebab menurut informasi dirinya di panggil dan di suruh menghadap ke dinas pendidikan Kota Ternate.

Kendati demikian, letupan aksi protes para orang tua murid ini diduga kuat merupakan buntut panjang dari rangkaian polemik internal yang sebelumnya sudah sempat membara di tubuh SDN 55 Kota Ternate disaat Ketua Komite membongkar kedok kepsek dan bendahara terkait penyalahgunaan anggaran BOS dan BOSDA.

Sebagai catatan kilas balik, beberapa waktu lalu sejumlah orang tua murid bersama komite sekolah bahkan sempat mendatangi kantor dinas pendidikan Kota Ternate dan hering bersama Sekertaris dinas pendidikan dan perwakilan dari bidang SD serta Keuangan untuk mengadukan sengkarut persoalan tata kelola pengunaan kedua anggaran yang terjadi di sekolah mereka.

Merespons aduan para orang tua murid tersebut, Sekertaris Didik bersama Kabid SD langsung bergerak cepat dan langsung mengunjungi sekolah dan melihat secara langsung persoalan yang di laporkan oleh orang tua murid.

Sayangnya, apa yang di keluhkan dan apa yang diharapkan oleh orang tua murid agar Kepsek harus di evaluasi belum di tindak lanjuti hingga sekarang sehingga belum melahirkan kesepakatan konkrit atau titik temu yang mampu meredam bara konflik di lingkungan sekolah tersebut. #tim/red.

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!