Swaramalut.com, Halbar – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Halmahera Barat Muhammad Rizal Ismail, pimpin upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke -92 tahun 2020, Senin 02 November 2020 pagi tadi.

Upacara yang dilangsungkan di lapangan Upacara Kantor Bupati Halbar tersebut dihadiri oleh Mewakili Kapolres Halbar Ipda Misbachul Munir, Mewakili Danyonif RK 732 Banau Kapten Inf. Adi Prabowo, Sekda Halbar Syahril Abd Rajak, serta para Pimpinan OPD dan staf.
Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI dalam pidato yang dibacakan Pjs Bupati M Rizal Ismail, mengatakan, hari ini kita semua bisa bersama-sama memperingati hari sumpah pemuda di tempat ini dalam suasana dunia yang masih dihantui oleh pandemi Covid-19, kita selaku pemuda harus tetap optimis menatap masa depan.
Dimana kita tahu bersama pada 92 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928 telah terjadi peristiwa penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, yakni para pemuda-pemudi diseluruh Indonesia dengan hati yang teguh dan pikiran yang jernih menyatakan sebuah ikrar suci untuk menyatukan jiwa dan raga menjadi sebuah bangsa bernama bangsa indonesia.
“Yakni dengan kerelaan hati Pemuda – Pemudi melepaskan ego suku, etnis dan ras demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari bangsa penjajah yang tidak berperikemanusiaan,” ujarnya.
Dan dengan kepercayaan diri yang tinggi serta keteguhan hati para pemuda-pemudi hebat tersebut akhirnya mampu mewujudkan mimpi menjadikan Indonesia sebagai bangsa dan negara yang berdaulat.
“sejatinya saat ini kita yang telah menikmati kemerdekaan berkat jasa para pemuda dan pemudi berjiwa ksatria di masa lalu,” kata Rizal mengutip.
Jadi saat ini pemuda dan pemudi Indonesia tidak sedang berjuang
melawan penjajahan secara fisik di masa lalu, akan tetapi saat ini kita
sebagai bangsa dihadapkan pada arus globalisasi yang sedikit demi sedikit menggerus jati diri bangsa.
Gempuran produk dan budaya luar semakin tidak terkendali dan budaya sangat melunturkan jiwa pemuda-pemudi indonesia sebenarnya kecintaan akan hasil karya dalam negeri terancam jika kita tidak segera berbenah.
“Sebab Indonesia saat ini sangat membutuhkan karya-karya kreatif hasil dari pikiran, rasa, karsa pemuda-pemudi bangsa, karya-karya asli indonesia inilah yang akan menghasilkan daya saing Indonesia di kancah global,” tutur Rizal.#chull












