Swaramalut.com SULA – Proyek pengadaan meja dan kursi siswa atau Mobuler di Sekolah Dasar Inpres Auponhia Kecamatan Mangole Selatan Kabupaten Kepulauan Sula maluku utara diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spek.
Pasalnya, Proyek Mobeler dengan nilai Rp 301.368.220.00 dari Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021 itu dikerjakan oleh rekanan pelaksana CV. Bunga Jaya hanya menggunakan material kayu yang berkualitas rendah dan mudah rusak.
Proyek pengadaan meja dan kursi kayu atau mobuler sekolah itu, guna menunjang proses kegiatan belajar mengajar diperlukan mebel yang kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan oleh peserta didik, “Namun desain bahan baku kayu dinilai tidak memenuhi standar yang diinginkan, “kata sala warga Desa Auponhia yang namanya tidak mau dipublikasikan kepada media ini, Sabtu (12/2/2022)
Sumber juga mengatakan bahwa pekerjaan meja dan kursi kayu yang dibuat disala satu tukang di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana dengan nilai yang diberikan rendah, sehingga material kayu yang digunakan berkualitas rendah dan mudah rusak, “ungkapnya.
Sementara itu, pihak rekanan pelaksana CV. Bunga Jaya belum dapat dihubungi, hingga berita ini ditayangkan..#dn/red











