banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Pekan Depan, SMAN 6 Kota Ternate Mulai Terapkan Absen Elektronik Digital Bagi Siswa dan Perangkat Sekolah

×

Pekan Depan, SMAN 6 Kota Ternate Mulai Terapkan Absen Elektronik Digital Bagi Siswa dan Perangkat Sekolah

Share this article

SwaraMalut.com TERNATE – SMA Negeri 6 Kota Ternate dalam waktu dekat akan mulai berlakukan absen Elektronik digital bagi 25 guru guru, staf dan serta 100 siswa saat masuk sekolah dan pulang sekolah.

Selain itu laporan bagi guru guru sertifikasi dalam tugas ini juga bisa di pantau oleh orang tua wali murid terkait kehadiran para siswa setiap harinya sehingga tidak ada yang bisa berbohong.

Hal tersebut dikatakan Kepsek SMA Negeri 6 Kota Ternate Kasman baru- baru ini di sekolahnya.

Menurutnya program elektronik dalam Absen setiap guru guru dan semua staf serta siswa siswa saat masuk sekolah dan pulang sekolah itu akan mulai diberlakukan saat louncing nanti oleh kepala dinas pendidikan Maluku Utara Abubakar Abdullah di tanggal 15 September 2026 pekan depan.

Dan juga untuk pelaporan bagi guru guru saat mereka mengajar. Dengan program elektronik digitalisasi ini lebih akurat dan obyektif melihat daftar hadir.

” Sebelumnya sering ada masalah absen guru guru staf dan siswa termasuk laporan guru guru dalam bekerja seperti terlambat tapi diabsen tidak terlambat termasuk saat guru mengajar sering ada yang berbohong soal waktu” kata Kepsek.

Program absen elektronik guru guru dan staf serta siswa akan pakai kartu atau tanda pengenal dan mengunakan ‘chip’ dalam kartu ,bukan pakai handphone pribadi.

“Semua guru guru dan staf serta siswa pakai kartu tanda pengenal dengan nomor chips didalam. Dan tidak bole diwakilkan atau menyuruh teman yang lakukan absen” kata Kepsek.

Untuk absen Kepsek, guru guru, staf dan sekuriti masuk sekolah jam 06.30-07.15 WIT setiap hari lewat satu menit dinyatakan alpa. Untuk jam pulang jam 15.00 WIT.

Kemudian untuk siswa jam Absen masuk sekolah jam 06.45 wita atau 15 menit sebelum jam 07.00 jam pertama dimulai belajar. 15 menit dimaksudkan untuk proses persiapan untuk bersih ruangan.

“Lewat satu menit jam 06.45 siswa dinyatakan terlambat” kata Kepsek.

Mereka yang terlambat baik guru guru dan staf akan terlihat merah dalam absen. Bila sudah sering akan diberikan teguran.

Khusus guru guru yang melaporkan kinerja saat ini tidak bisa berbohong karena. Kalau sebelumnya laporan lewat manual dan handphone sering tidak masuk dalam laporan masuk bahkan mereka edit foto foto.

” Kita rubah dengan laporan lewat elektronik digital selain akurat cepat dan efisien” tambah Kepsek.

Kepsek Kasman mengatakan juga untuk absen elektronik semua siswa sekitar 100 lebih mulai awal September kemarin sudah ada kartu atau tanda pengenal dengan ada nomor atau code chips yang dipakai saat absen masuk sekolah dan pulang.

Kartu harus dibawa setiap hari dan tidak bisa dipinjamkan kepada orang lain. Program ini sudah disosialisasikan kepada guru guru staf dan siswa serta orang tua murid.

“Semua guru guru staf dan siswa serta orang tua murid dukung program ini,” ujar Kasman.

Karena menurut Kepsek dengan ini orang tua dengan mudah mengontrol anak anak mereka saat berada disekolah dan disaat mereka pulang orang tua tidak perlu kuatir karena selama di sekolah terpantau terus kecuali sudah di luar sekolah.

Bahkan kartu diberikan secara gratis kepada siswa. Namun bila hilang harus diganti sendiri oleh siswa. Mengenai angaran untuk membuat program ini besar namun tujuannya baik karena sekolahnya besar banyak guru pegawai dan siswa.

“Kami optimis bisa berjalan baik kedepan” pungkasnya.#tim/red.

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!