Swaramalut.com HALUT- Menanggapi kekeringan yang melanda akibat musim kemarau berkepanjangan, Kepala Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat, Remer Hein Sinyiang, mengambil inisiatif membangun sumur bor guna mengatasi kesulitan air bersih warga.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kades Remer Hein Sinyiang kepada awak media, Senin (14/9/2026).
Ia menjelaskan, warga di desanya umumnya hanya mengandalkan sumur galian. Musim kemarau kali ini menyebabkan hampir 100 persen sumur mengalami kekeringan, dan sekitar 95 persen sumber air warga telah mengering sepenuhnya.
Masyarakat sudah mengalami kesulitan air bersih selama dua bulan terakhir, padahal musim kemarau baru berjalan tiga bulan.
“Karena itu saya lakukan program pengeboran sumur bor, dan saat ini masyarakat sudah bisa menikmati air bersih dari sumur tersebut,” ujarnya.
Sumur bor yang dibangun di lingkungan RT 1 Desa Soahukum ini kini menjadi sumber harapan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mulai dari minum, masak, mandi, hingga mencuci.
“Saat ini masyarakat sangat bersyukur, berapresiasi dan berterima kasih. Warga tetap tersenyum meski sumur galian mereka kering, karena terbantu dengan sumur bor ini,” katanya.
Tidak hanya warga Desa Soahukum, sumur bor ini juga terbuka bagi masyarakat desa sekitar yang membutuhkan air bersih.
“Bukan hanya Desa Soahukum, jika desa lain membutuhkan, kami juga siap membantu. Silakan ambil langsung di lokasi sumur di RT 1,” tegasnya.
Kades Remer Hein yang akrab disapa Om Kumis ini juga menyampaikan harapan agar ke depannya ada dukungan dari Pemerintah dan swasta untuk penambahan sumur bor, mengingat ada sekitar 113 Kepala Keluarga di desanya yang sangat bergantung pada ketersediaan air bersih.
Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada dan bijak menggunakan air di sisa masa kemarau ini, agar tetap aman dan nyaman hingga musim hujan tiba.(*)











