banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Ribuan Warga Halut Dukung Hilirisasi Kelapa, Tokoh Adat Kecewa Pihak Bukan Petani Kerap Mengatasnamakan Masyarakat

×

Ribuan Warga Halut Dukung Hilirisasi Kelapa, Tokoh Adat Kecewa Pihak Bukan Petani Kerap Mengatasnamakan Masyarakat

Share this article
Oplus_16908288

SWARAMALUT.COM HALUT- Ribuan warga yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Masyarakat Peduli Petani Kelapa Halmahera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (28/9/2026).

Aksi besar ini diselenggarakan untuk menyatakan dukungan penuh terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Hilirisasi Buah Kelapa di Kabupaten Halmahera Utara.

Selain itu, para peserta aksi juga menegaskan komitmen menjaga iklim investasi industri kelapa di daerah agar tetap berjalan efektif dan efisien.

“Kami petani kelapa Halmahera Utara mendukung penuh Perda Hilirisasi,” tegas Timo Hehega, salah satu tokoh adat Hibualamo, di hadapan massa aksi.

Dalam kesempatan itu, tokoh adat Timo Hehega menyampaikan kekesalan atas sejumlah pihak yang dinilai bukan petani kelapa, namun kerap mengatasnamakan masyarakat petani dalam berbagai pernyataan maupun kegiatan.

“Apakah mereka pernah mengonfirmasi kepada kami selaku masyarakat petani kelapa? Tidak pernah. Tapi mereka terus-menerus mengatasnamakan kami sebagai masyarakat petani,” ujar Timo.

Ia menegaskan tindakan pihak-pihak tersebut sangat merugikan warga yang benar-benar berprofesi sebagai petani kelapa.

“Kepada oknum-oknum yang membawa-bawa nama petani kelapa, kami ingatkan agar aksi mengatasnamakan masyarakat petani ini dihentikan mulai hari ini,” ujar dia.

Di akhir pernyataan, para tokoh adat turut menyampaikan permohonan maaf atas kehadiran massa di tengah kesibukan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara.

“Selaku tokoh adat, kami memohon maaf yang setinggi-tingginya kepada Bupati, anggota DPRD, dan pihak Kepolisian atas kehadiran kami di sini,” pungkasnya. (*)

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!