banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Ratusan Rumah Layak Huni 2026 Disalurkan di Halut, Jatah Terbesar Se-Maluku Utara

×

Ratusan Rumah Layak Huni 2026 Disalurkan di Halut, Jatah Terbesar Se-Maluku Utara

Share this article
Oplus_16908288

SWARAMALUT.COM HALUT- Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Halmahera Utara kategori ekonomi kurang mampu menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun anggaran 2026.

Jumlah ini menjadikan Halmahera Utara sebagai kabupaten dengan alokasi bantuan rumah layak huni terbanyak di Provinsi Maluku Utara.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Kabupaten Halmahera Utara, Fransiskus Babua, menyampaikan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2026).

Ia menyebutkan bantuan tersebut terbagi menjadi dua sumber. BSPS Jalur Aspirasi sebanyak 585 unit, tersebar di Kecamatan Kao Barat, Tobelo Tengah, Tobelo, Galela, Galela Barat, dan Tobelo Utara, Loloda Utara, Loloda Kepulauan, Malifut, Galela Selatan. BSPS Reguler Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebanyak 200 lebih rumah, yang telah lolos verifikasi faktual di lapangan oleh pihak kementerian.

“Kalau dihitung-hitung dari seluruh kabupaten di Maluku Utara, hanya Halmahera Utara yang mendapat jatah paling banyak untuk tahun 2026,” ungkap Frans Babua.

Frans menjelaskan bahwa besaran jatah bantuan yang diterima sangat bergantung pada kelengkapan pendataan rumah tidak layak huni yang diinput ke dalam sistem kementerian.

“Semakin banyak kita input, maka semakin banyak bantuan rumah juga yang kita dapat,” jelasnya.

Hingga saat ini, lebih dari 4.000 data rumah tidak layak huni telah diinput, meskipun belum mencakup seluruh kecamatan. Pendataan memprioritaskan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah, yaitu kelompok desil 1 hingga 4.

“Data yang diinput berupa nama, KTP, dan foto kondisi rumah, yang selanjutnya diverifikasi oleh Kementerian PKP,” ujar Frans.

Pihak dinas juga, kata Frans, sedang melakukan pemutakhiran data. Jika ditemukan nama penerima yang tidak lagi memenuhi syarat, akan digantikan dengan warga lain yang lebih membutuhkan, sembari berkoordinasi dengan Satuan kerja (Satker) di Ternate.

Frans juga menginformasikan adanya perubahan skema bantuan untuk tahun mendatang. Pada 2027, program tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah baru, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas dan renovasi hunian yang sudah ada.

“Saat ini tim dinas sedang melakukan pendataan di Kecamatan Tobelo Timur, Tobelo Barat, Kao Barat, Tobelo Selatan, dan Kecamatan Kao untuk diusulkan ke Kementerian PKP pada tahun 2027,” ungkap dia.

Selain bantuan bersumber dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara juga sedang merencanakan program pembangunan rumah SETARA yang bersumber dari anggaran daerah, guna menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. (*)

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!