banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

GMIH Lama dan Baru Kembali Bersatu   

×

GMIH Lama dan Baru Kembali Bersatu   

Share this article
Oplus_16908288

Swaramalut.com HALUT- Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) mencatat momen bersejarah. Sidang Sinode Istimewa Bersama (SSIB) GMIH Tahun 2026 secara resmi ditutup pada Senin (27/7/2026) di Gedung Gereja Jemaat Immanuel Gamsungi, Kecamatan Tobelo, sekaligus menandai berakhirnya perpecahan yang berlangsung selama 13 tahun.

Mengusung tema “Hendaklah Mereka Menjadi Satu”, sidang ini menjadi wujud nyata rekonsiliasi dan pemulihan persekutuan gereja yang dihadiri ribuan peserta.

Hadir dalam momen bersejarah ini Ketua Sinode GMIH Jalan Kemakmuran Dr. Demianus Ice, Ketua Sinode GMIH Jalan Pusat Pelayanan WKO Pdt. Anselmus Puasa, panitia pelaksana, serta utusan jemaat dari seluruh wilayah pelayanan kedua kubu yang telah lama terpisah.

Prosesi penutupan diawali ibadah yang dipimpin Pdt. Marthen D. Boediman, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Nomor 12/KTS-DS/SSIB-GMIH/VII/2026 tentang Penutupan SSIB Tahun 2026 oleh Pdt. L.S Boediman selaku sekretaris persidangan.

Dalam keputusan ditegaskan seluruh hasil sidang bersifat final dan mengikat, menjadi pedoman bagi Badan Pekerja Harian Sinode (BPHS) GMIH serta seluruh unsur pelayanan gereja.

Sekretaris Panitia Pnt. Daraino Hohary menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya sidang hingga selesai.

“Selama proses berlangsung tentu ada dinamika, namun semua peserta tetap menjunjung semangat persatuan demi masa depan GMIH yang lebih baik. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penyatuan GMIH Dr. Demianus Ice mengajak seluruh elemen gereja mensyukuri proses yang telah dilalui bersama.

“Keputusan yang diambil adalah konsensus iman yang menjadi arah perjalanan GMIH ke depan. Kita memiliki tanggung jawab moral, sosial, dan spiritual untuk melaksanakannya di jemaat masing-masing. Mari pulihkan setiap luka dengan semangat kasih Kristus, karena setiap orang berhak tumbuh dan dipulihkan,” tegasnya.

Rangkaian sidang yang semula direncanakan empat hari akhirnya diperpanjang menjadi lima hari, guna memperdalam dan menyelaraskan pembahasan Tata Dasar serta Peraturan Sinode. Meski demikian, kesepakatan akhirnya tercapai dan menjadi fondasi kokoh bagi persatuan gereja.

SSIB 2026 juga merekomendasikan pelaksanaan Sidang Sinode Bersama Tahun 2027 di Jemaat GMIH Betlehem Hoku-Hoku Kie, Wilayah Pelayanan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.

Pdt. Anselmus Puasa menegaskan sidang ini adalah tonggak sejarah yang mempertemukan kembali saudara yang telah lama terpisah.

“Mari kita sampaikan kabar sukacita ini ke seluruh jemaat, agar semangat persatuan terus bergema hingga pertemuan kita selanjutnya tahun 2027,” harapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 23.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Kodim 1508/Tobelo, Polres Halmahera Utara, serta Satpol PP Pemkab Halmahera Utara.

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!