SwaraMalut.com HALUT- Kegiatan Gelar Karya dan Peluncuran Buku “O Ngo Ede Moi Ami Nonako Ka-Idala (Seorang Nenek yang Punya Banyak Pengetahuan)” telah sukses dilaksanakan di Bangsaha, Tanjung Duma, Galela Barat pada hari Senin, 29 September 2025.
Buku yang ditulis oleh Roberto Duma Buladja ini merupakan kumpulan cerita rakyat dan tradisi lisan masyarakat Galela. Dalam acara tersebut, sesi diskusi buku dimoderatori oleh Deni Pitlo Tumada dan dihadiri oleh lintas generasi, termasuk orang tua, pemuda, dan siswa/i dari SMA K Nehemia Galela.
Roberto menjelaskan bahwa bukunya adalah hasil dari penelusuran dan pendokumentasian kekayaan budaya dan tradisi lisan masyarakat Galela, mencakup cerita rakyat, cerita fabel, syair lagu, nyanyian, dan bentuk tradisi lisan lainnya. Dengan tebal 180 halaman dan ukuran 14,8 x 21 cm, buku ini diharapkan menjadi langkah awal bagi generasi muda Galela untuk menjaga dan mengembangkan warisan tradisi lisan.
“Buku ini menyimpan mutiara kehidupan dalam tradisi leluhur kita. Kami, anak-anak muda Galela, berkomitmen untuk mengeksplorasi kearifan lokal yang mungkin dapat diaplikasikan untuk masyarakat dunia yang lebih luas,” ujar Roberto.
Gloria Miagina Palako Djurubassa, Akademisi dari Universitas Halmahera (UNIERA), memuji buku ini sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan karya sastra dan budaya lokal. Ia berharap masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai kekayaan budaya Galela. Selain itu, ia menekankan bagaimana buku ini dapat mendorong penelitian berbasis lokal.
Jesaya Banari, seorang budayawan dari Tobelo-Galela, memberikan ulasan mendalam mengenai isi buku dan menekankan bahwa wajah serta identitas masyarakat Galela terekam dengan baik dalam karya ini, yang akan menjadi catatan penting bagi generasi mendatang.
Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat dan tetua adat Galela, termasuk beberapa nama terkemuka seperti Theoseplianus Sosebeko dan A. Dilago. Ibu Fauziah Rasid, M.Si dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXI Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, juga hadir untuk memonitor jalannya acara.
Wenas Rompis, Staf Ahli Bupati Halut, mewakili Bupati Halmahera Utara, memberikan sambutan dan membuka kegiatan ini. Memeriahkan acara, tari Cakalele dan Tide-Tide oleh anak-anak PPA Duma serta penampilan lagu-lagu tradisional oleh Komunitas Duma Akustik mengisi suasana. Acara ditutup dengan pembacaan puisi dan cerita ‘o ngo ede moi’ oleh Defrianti Etha.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya dan memperkuat identitas masyarakat Galela.#jojo











