SwaraMalut.com, TERNATE – Kawasan di bawah Jembatan Ake Rua II Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, kini beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah liar oleh warga sekitar.
Kondisi ini dipicu oleh ketiadaan fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) atau bak penampungan resmi di sekitar pemukiman tersebut, sehingga warga nekat membuang limbah rumah tangga mereka ke area jembatan.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, tumpukan sampah terlihat berserakan disisi kiri dan kanan jembatan tersebut.
Jenis limbah atau sampah yang mendominasi kawasan tersebut merupakan sisa aktivitas domestik, mulai dari popok bayi, kantong plastik sekali pakai, hingga botol bekas minuman dan bahkan kaleng cat.
Kondisi ini memicu keluhan karena hal ini merusak estetika lingkungan sekitar. Selain mengganggu pemandangan, penumpukan sampah di bawah jembatan ini dikhawatirkan dapat menyumbat aliran air di bawahnya, yang berpotensi memicu banjir saat curah hujan tinggi serta mencemari ekosistem air.
“Olehnya itu, kami berharap pihak dinas terkait atau pemerintah setempat segera mengambil langkah konkret. Pengadaan fasilitas bak sampah serta pengangkutan limbah secara berkala sangat dinantikan agar fasilitas publik seperti Jembatan Rua tidak terus-menerus menjadi sasaran pembuangan sampah ilegal,” ujar salah satu warga dan juga Ketua RT 02 Kelurahan Rua, Junaidi Says, kepada media ini, Rabu, 28 Oktober 2026. #chull/red











