banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Wabup Kasman Buka FGD Kerja Sama Tiga Kabupaten Maluku Utara  

×

Wabup Kasman Buka FGD Kerja Sama Tiga Kabupaten Maluku Utara  

Share this article
Oplus_16908288

SWARAMALUT.COM HALUT- Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) kerja sama antardaerah yang melibatkan Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Pulau Morotai, sebagai langkah strategis mendorong terbentuknya sentra pertumbuhan baru berbasis ekonomi biru dan ekonomi hijau di Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan berlangsung di Ruang Meeting Hotel Grandland, Desa Gura, Kecamatan Tobelo, pada Senin, 7 September 2026, dan dihadiri sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, aparat penegak hukum, para Camat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan pembukanya, Dr. Kasman Hi. Ahmad menegaskan FGD ini menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan dan menyamakan persepsi dalam mengembangkan potensi ketiga wilayah secara terpadu dan berkelanjutan.

“Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Pulau Morotai memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya sektor kelautan dan perikanan, pertanian, perkebunan, pariwisata, kehutanan, serta sektor ekonomi lainnya. Potensi tersebut akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila dikembangkan melalui kolaborasi antardaerah,” ujar Wabup Kasman.

Ia berharap kerja sama tiga kabupaten ini tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan mampu menghasilkan program konkret dan terukur, mencakup penguatan UMKM, hilirisasi produk unggulan daerah, pengembangan kelautan dan perikanan berkelanjutan, pariwisata, energi terbarukan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wabup juga menekankan pembangunan harus menempatkan masyarakat sebagai pihak utama, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal.

“Kerja sama ini harus mampu saling melengkapi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita perlu menciptakan kebijakan yang mendorong investasi, tetapi tetap menjaga kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

Diharapkan kolaborasi ketiga kabupaten ini dapat menjadi model kerja sama pembangunan di Maluku Utara yang memperkuat konektivitas, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan dialog untuk menghimpun gagasan, data potensi, kendala, serta rekomendasi yang menjadi dasar tindak lanjut kerja sama antardaerah.

Sementara itu, dalam laporan panitia yang disampaikan Yakobus Namotemo, disebutkan kegiatan ini merupakan upaya menghimpun masukan dan gagasan konstruktif dalam merumuskan kawasan sentra pertumbuhan ekonomi baru berbasis ekonomi biru dan hijau sesuai karakteristik ekoregion wilayah.

Kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat sinergitas dan konektivitas antardaerah melalui penyelarasan sektor unggulan serta pengembangan infrastruktur terintegrasi di Provinsi Maluku Utara.

FGD berlangsung melalui forum pleno dan diskusi kelompok terfokus, dengan menghadirkan sejumlah narasumber yaitu Kepala Bappeda Halmahera Utara Hernefer F. Tjandua, serta akademisi dan pemerhati pembangunan daerah Jubhar C. Mangimbulude, Herman Usman, Dr. Agus Salim Bujang, dan Asgar Saleh.

 

 

 

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!