SwaraMalut.com HALUT- Staf Ahli Bupati Halmahera Utara Bidang Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Kemasyarakatan, Wenas Rompis, mewakili Bupati Halmahera Utara, menghadiri acara Kemah Remaja GMIH yang berlangsung di Jemaat Lahairoi, Desa Pediwang, Kecamatan Kao Utara. Acara ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 23 hingga 27 Juni 2025 dengan tema “Remaja GMIH Bertumbuh Dalam Kasih Kristus”.
Dalam sambutannya, Wenas Rompis mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Kemah Remaja ini, yang dianggap lebih dari sekadar ajang berkumpul, tetapi sebagai sarana pembinaan karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan bagi generasi muda gereja. Ia menegaskan pentingnya acara ini dalam membangun Halmahera Utara yang sehat, terdidik, berbudaya, dan sejahtera.
“Saya berharap gereja dapat berperan strategis dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, serta cinta tanah air di kalangan generasi muda,” ujar Wenas. Ia juga menyatakan bahwa melalui kegiatan ini, remaja akan belajar tentang kebersamaan, kepedulian, dan kemandirian sembari memperdalam iman mereka.
Wenas Rompis mengucapkan terima kasih kepada semua remaja, pembina, dan panitia yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kegiatan ini, berharap agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan penuh sukacita.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dalam sambutannya juga menekankan agar mempersiapkan remaja untuk masa depan. Ia menggarisbawahi bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan spiritualitas. Sarbin menegaskan bahwa kegiatan kemah ini menjadi penting bagi pembinaan karakter anak-anak dan remaja.
“Kerjasama untuk menerapkan nilai-nilai kasih adalah kunci untuk menciptakan kerukunan di antara umat manusia,” harap Sarbin. Ia juga memberikan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah di Jemaat Lahairoi.
Ketua Sinode GMIH, Pendeta Anselmus Puasa, menambahkan bahwa remaja Kristen perlu memiliki sikap dan attitude yang baik sebagai wujud kasih terhadap sesama, sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan Yesus. Dia juga mengingatkan para pembina akan tanggung jawab mereka dalam membimbing remaja di era digital ini, dengan menekankan pentingnya dasar moral yang kuat.
Acara dibuka secara resmi dengan pemukulan dolodolo oleh Gubernur Maluku Utara dan diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta. Sekitar 900 remaja dan pembina hadir dalam acara ini, bersama dengan anggota DPRD Halut, serta berbagai tamu undangan lainnya.
Dengan semangat yang tinggi, peserta Kemah Remaja GMIH diharapkan dapat menggali makna dari tema yang diusung dan memberdayakan diri mereka sebagai generasi penerus yang berkualitas.#jojo












