banner 140x600
banner 140x600
EKONOMI/PEMBANGUNAN

Satgas Kekeringan BWS Malut Gerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih di Dowora

×

Satgas Kekeringan BWS Malut Gerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih di Dowora

Share this article

SwaraMalut.com, HALSEL – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana Kekeringan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Dowora, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Ahad, 16 Agustus 2026.

Aksi tanggap darurat ini, dilakukan untuk menolong warga yang kesulitan mendapatkan air akibat kemarau panjang.

Tim Satgas Kekeringan BWS Malut saat tiba di Dusun Buksili

Tim Satgas yang terjun ke lapangan menyampaikan proses dan tantangan penyaluran air bersih di tengah darurat kekeringan ini bukanlah hal yang mudah, dimana Tim Satgas harus mengarungi lautan dengan jarak kurang lebih 15 kilometer untuk sampai ke Desa Dowora.

Tim Satgas dan warga saat melakukan pengambilan Air bersih di Dusun Buksili

“Tim Satgas bersama-sama dengan Kades dan aparat desa harus mengambil pasokan Air Bersih dari Dusun Buksili mengunakan Profile Tank atau wadah penampung air kemudian diangkut menggunakan kapal laut berukuran kecil atau yang biasa disebut armada body kecil menuju Desa Dowora dengan waktu tempuh sekitar 2 jam,” ungkap Suryadi salah satu personil Tim Satgas, kepada media ini.

Lanjutnya Berdasarkan koordinasi yang baik antara Tim Satgas dan Pihak Pemerintah Desa Dowora, penyaluran Air bersih berjalan lancar.

“Dan distrubusi atau dropping Air Bersih pada hari pertama itu sebanyak 3.600 liter dan langsung saluran secara merata kepada 72 rumah warga yang kondisinya paling parah terdampak kekeringan,” terangnya.

Namun, kata Suryadi, kegiatan dropping air bersih tidak berhenti sampai hari ini, karena berdasarkan data desa, total rumah yang mengalami krisis air bersih di Desa Dowora mencapai 316 rumah.

” Oleh karena itu, Tim Satgas BWS Malut, berkomitmen untuk terus melanjutkan proses distribusi air selama tiga hari ke depan. Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh 316 rumah warga mendapatkan pelayanan air bersih yang layak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dowora, Eli Saleh, memberikan pujian atas gerak cepat yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satgas BWS Malut dalam mengatasi Krisi Air Bersih di Desanya.

“Sebagai Kepala Desa, Saya mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian negara yang langsung hadir di tengah kesulitan warganya. Karena, bantuan air bersih ini sangat berharga untuk menyambung hidup masyarakat di tengah situasi sulit seperti sekarang,” tuturnya. #tim/red

banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!