SwaraMalut.com TERNATE – Ardian Idhan resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Ternate dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Golkar Kota Ternate, dengan meraih 10 suara, unggul dari Makmur yang memperoleh tiga suara.
Penetapan tersebut berlangsung di Secret Room lantai II Kantor DPD Partai Golkar provinsi Maluku Utara, Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (22/10/2026).
Usai terpilih, Ardian menegaskan komitmennya membawa Golkar Kota Ternate menuju arah baru dengan memperkuat konsolidasi organisasi, merangkul seluruh kader, dan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Ia mengajak seluruh pimpinan kecamatan dan pimpinan kelurahan memperkuat kerja organisasi untuk menjadikan Golkar sebagai partai pemenang di Kota Ternate.
“Ini menjadi pekerjaan rumah besar buat kami. Saya meminta kepada seluruh pimpinan kecamatan dan pimpinan kelurahan untuk sama-sama mengawal Partai Golkar agar bisa menjadi pemenang di Kota Ternate,” ujarnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Ardian memastikan akan melakukan penyegaran struktur kepengurusan, mulai dari tingkat DPD hingga pimpinan kecamatan. Meski demikian, pengurus lama tetap akan dilibatkan dalam upaya membesarkan partai.
Menurutnya, pembaruan kepengurusan diperlukan untuk menghadirkan semangat dan gagasan baru tanpa mengabaikan pengalaman kader yang telah berkontribusi bagi partai.
“Saya akan mengubah struktur kepengurusan, tetapi pengurus yang lama tetap kita rangkul. Kita sama-sama membesarkan Partai Golkar. Tetap ada penyegaran, dengan wajah-wajah baru agar Golkar lebih segar,” katanya.
Ia menambahkan, komposisi kepengurusan baru masih akan dievaluasi dan dibahas bersama tim serta jajaran Partai Golkar Provinsi Maluku Utara.
Di sisi lain, ia juga memperkenalkan semangat kepemimpinannya melalui tema “Arah Baru: Solid, Merangkul, Menang”. Tema tersebut, kata dia, menekankan pentingnya persatuan dan kekompakan kader untuk mencapai target politik partai.
“Arah baru Golkar Ternate adalah solid, merangkul, menang. Kita harus sama-sama solid dan merangkul untuk menang,” tegasnya.
Dalam menghadapi kontestasi politik mendatang, Ardian menargetkan Golkar mampu merebut posisi Ketua DPRD Kota Ternate sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif dari empat menjadi lima, enam, atau lebih. Ia juga menyatakan akan mengusulkan kader terbaik partai untuk maju sebagai calon Wali Kota Ternate pada Pilkada mendatang.
Ardian menyebut peningkatan perolehan kursi pada pemilihan legislatif sebelumnya menjadi modal untuk mencapai target tersebut. Saat itu, Golkar berhasil menambah jumlah kursi DPRD Kota Ternate dari tiga menjadi empat kursi, sekaligus meningkatkan posisi partai dari Wakil Ketua II menjadi Wakil Ketua I DPRD.
“Target saya, Golkar Kota Ternate menjadi pimpinan DPRD. Dari empat kursi, target kami lima, enam, bahkan lebih. Nanti ada caranya,” ungkapnya.
Selain menetapkan target politik, Ardian menyampaikan terima kasih kepada kader, simpatisan, dan pimpinan kecamatan yang telah mendukungnya dalam Musda. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan selama proses pemilihan tidak boleh menjadi penghalang bagi persatuan partai.
“Yang kemarin tidak mendukung, kita tetap satu. Saya akan merangkul teman-teman semuanya untuk membesarkan Partai Golkar di Kota Ternate,” katanya.
.Sementara itu, liaison officer (LO) Bongso Hi. Arahman, menyampaikan bahwa dukungan 10 suara yang diperoleh Ardian sejak awal tetap bertahan hingga penetapan hasil Musda.
Ia menilai terpilihnya Ardian menjadi momentum transformasi kepemimpinan di tubuh Golkar Kota Ternate. Tahapan berikutnya adalah mengonsolidasikan kembali struktur partai di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Selain memperkuat struktur organisasi, pihaknya juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi sayap Partai Golkar agar mesin partai dapat bekerja lebih optimal.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, DPD II Partai Golkar Kota Ternate diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan perolehan kursi legislatif, serta mempersiapkan kader terbaik untuk menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029 dan Pilkada berikutnya.#ID/red











