Swaramalut.com, TERNATE – Program kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yakni Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kota Ternate Maluku Utara tahun 2022 tak pasti.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Hadi Hairudin, ketika dikonfirmasi awak media, Senin 4 April 2022, mengatakan, terkait bantuan permodalan di tahun 2022 ini belum ada kepastian.
“Tapi kami pemerintah Kota Ternate, masih terus menunggu informasi atau edaran Kementrian Koperasi dan UKM terkait bantuan permodalan untuk pelaku usaha mikro di kota Ternate,” ungkapnya.
Dan Kami (Pemkot) juga sangat berharap bantuan permodalan agar bisa membantu pelaku usaha mikro segala sektor yang ada di Kota Ternate di tengah pandemik Covid-19 walaupun dengan jumlah kecil.
“Karena itu merupakan motivasi bagi para pelaku usaha atau semacam pendorong semangat dalam mengembangkan usaha mereka,” kata mantan Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Ternate.
Mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Ternate bilang, terkait bantuan permodalan bagi pelaku usaha di tahun 2020 – 2021 yang sudah menerima bantuan sebanyak 28.000 dari total yang diusulkan oleh Pemkot Ternate sebanyak 50.000 pelaku usaha.
“Namun pada tahun 2022 ini ada program BPUM, maka akan kami usulan nama-nama pelaku usaha yang belum menerima atau yang belum terdaftar bisa langsung memasukkan persyaratan agar bisa diusulkan sehingga bisa menerima juga,” ujar Hadi.
Namun ketika disentil terkait adakah bantuan pemerintah kota Ternate tahun 2022 untuk pelaku usaha ?.
“Ya ada, tapi hanya untuk program warung Mama dan pelaku usaha jasa atau Om Ojek khusus offline yang Ojek Pangkalan Ternate Andalan,” ucapnya. #chull/red











