Dana Insentif Imam dan Pdt se- Halbar Patut Dipertanyakan

Swaramalut.com, Halbar – Dana insentif Imam dan Pendeta (Pdt) se- Kabupaten Halmahera Barat (se-Halbar) tahun 2020 patut dipertanyakan.

Pasalnya, anggaran insentif imam dan Pdt per bulan Januari – Juni tahun 2020 sudah dicairkan melalui Surat Perintah Pencarian Dana (SP2D) Dinas Sosial (Dinsos) Halbar tertanggal 8 Desember 2020 belum pernah diterima oleh Imam dan Pdt se-Halbar. Hal tersebut perkuat dengan pengakuan beberapa Imam diwilayahnya Jailolo.

“Jadi tong bolong pernah terima gaji (Insentif Iman dan Pendeta) selama satu tahun,” kata salah satu Imam.

Dan yang lebih aneh lagi daftar penerima insentif Imam dan Pendeta se-Halbar yang dikantongi wartawan, itu sudah dibubuhi tanda tangan Imam dan Pdt dengan besaran Rp. 500.000 perbulan jadi total yang akan diterima sebesar Rp. 3.000.000.

Kepala Dinsos Halbar Samsuri Majid saat dikonfirmasi, membenarkan telah dilakukan permintaan pencarian dana.

“Tapi anggarannya masih ada di BANK dan rencana hari Senin pekan depan baru dibagikan,” aku Samsuri melalui via WhatsApp. #chull

Vixion vs Satria, Pengendara Satria Tewas Ditempat

Swaramalut.com, Halbar – Kecelakaan lalulintas (Laka) maut yang terjadi di Desa Jalanbaru Kecamatan Jailolo, Ahad, 06 Desember 2020 malam, yang melibatkan sepeda motor Yamaha tipe Vixion warna merah dan  Sepeda motor Suzuki tipe Satria Fu warna hitam, menyebabkan pengendara Satria Fu berinisial RH aliai Randi (21) warga Soakonora Kecamatan sama tewas ditempat.

Kasat lantas Polres Halmahera Barat (Halbar), AKP. Ridwan Usman, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin 07 Desember 2020, membenarkan adanya Laka maut tersebut.

Korban yang terpental di tepi Selokan

“Jadi kejadian Laka lantas tersebut menyebabkan satu orang meninggal Dunia yakni pengendara sepeda motor Satria Fu sementara 3 orang lainnya mengalami luka-luka,” ungkapnya.

AKP. Ridwan juga mengisahkan kronologis kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 22.20 WIT, dimana Sepeda motor Satria yang dikendarai Randi dengan boncengannya Luodri Simbiak dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi dan keluar jalur.

Dan saat bersamaan sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Adriyamin (25) warga Susupu yang berboncengan dengan Febriyanti (20) warga Desa Sidangoli Gam Kecamatan Jailolo Selatan datang dari arah berlawanan.

“Karna motor yang dikendarai Randi terlalu laju dan keluar jalur sehingga hilang kendali dan menabrak kendaraan yang dikendarai Adriyamin,” ulasnya.

Akibat dari kejadian tersebut, Randi terpental ke dalam Solokan dan meningal dunia ditempat sementara boncengannya terpental ditepi selokan dan mengalami luka lecet.

“Sedangkan, pengendara sepeda motor Vixion beserta boncengannya terpental ke aspal dan mengalami luka-luka memar serta lecet,” terang Ridwan.

Saat mendapat informasi tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) dan dibantu warga yang berada di TKP langsung mengevakuasi para korban ke RSUD Jailolo guna mendapatkan penanganan medis.

“Selanjutnya, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan mengidentifikasi para korban dan melakukan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) serta mengamankan barang bukti (BB),” jelas mantan Kasat Lantas Polres Tidore Kepulauan.

Berdasarkan pada hasil oleh TKP yang dilakukan pihaknya kejadian naas tersebut diakibatkan kelalaian dari pengendara sepeda motor Satria Fu.

“Dugaan sementara kejadian tersebut dikarenakan Sepeda Motor Satria Fu yang dikendarai Randi tanpa dilengkapi lampu utama serta melaju dengan kecepatan tinggi dan keluar dari jalur sebelah kanan, sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut,” sebut Ridwan.#chull

Kejari Halbar Dapat Bantuan Mobil Tahanan Dari Kejagung

Swaramalut.com, Halbar – Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kejari Halbar) mendapat bantuan 1 unit mobil Tahanan baru dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).

Mobil Tahanan Baru Milik Kejari Halbar Bantuan Kejagung RI

Kepala Kejari (Kajari) Halbar, Salomina Meyke Saliama melalui Kepala Seksi Intelijen (Kastel) Deri Fuad Rachman ketika dikonfirmasi, Kamis, 3 Desember 2020, membenarkan adanya bantuan mobil tahanan dari Kejagung RI untuk Kejari Halbar.

Kastel Deri Fuad Rachman saat memantau Pemeriksaan mobil Tahanan Baru

” Jadi mobil tahanan yang baru itu adalah bantuan dari Kejagung RI untuk Kejari Halbar, dan serah terimanya telah kami lakukan pada Kamis pekan kemarin,” ungkapnya.

Selain diberikan mobil tahanan, Kejagung RI juga memberikan bantuan berupa 2 unit Hendpone, GPS, 1 unit Komputer WIFI dan 2 unit CCTV.

” Semua bantuan yang kami terima ini untuk keperluan pengawalan tahanan dalam hal ini Seksi Pidana Umum,” jelasnya.

Dan saat ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap semua bantuan yang kami terima dari Kejagung RI, dan itu semua sudah sesuai dengan speknya,” terang Deri. #chull

Kejari Halbar Resmi Menahan Tersangka Pengeroyokan Warga Pateng

Swaramalut.com, Halbar – Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kejari Halbar) secara resmi menahan tersangka kasus penganiyaan dan pengeroyokan warga Desa Payo Tengah (Pateng) Kecamatan Jailolo berinisial SI alias Baba (38) warga Bobanehena Kecamatan sama, pada Rabu 02 Desember 2020.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasdum) Kejari Halbar Reza Fikri Dharmawan, saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya penahanan terhadap tersangka SI.

” Jadi setelah dilakukan pemeriksaan berkas tahap II, barang bukti dan Tersangka dari Penyidik Polres Halbar oleh jaksa pemeriksa diperoleh bukti yang cukup untuk dilakukan penahanan,” ungkapnya.

Olehnya itu, berdasarkan surat perintah penahanan Kajari Halbar nomor : Print-306/Q.2.17.3./Eoh.2/12/2020 tertanggal 02 Desember 2020 telah melakukan penahanan tersangka selama 20 hari terhitung sejak tanggal ditetapkan.

Reza juga mengisahkan kronologis kejadian terjadi pada Senin 5 Oktober 2020 lalu, dimana tersangka SI secara bersama-sama telah melakukan tindak pidana Pengeroyokan dan penganiyaan terhadap korban Gafli Anwar bersama temannya sebagaimana pasal 170 ayat (1) sub pasal 351 ayat (1) Jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPindana.

“Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka diancam hukum maksimal 5 tahun 6 bulan kurungan penjara, dan kini yang bersangkutan (SI) telah dititipkan di Lapas Kelas II B Jailolo,” katanya. #chull

Dua Pekan Buron, Akhirnya Kades Togoreba Sungi Ditangkap Kejari Halbar

Swaramalut.com, Halbar – Setelan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Togoreba Sungi 2018 mantan Kepala Desa Togoreba Sungi Sefiyanto Tanggono berhasil ditangkap tim Penyidik dan Intelejen Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kejari Halbar), Ahad, 8 November 2020.

Tersangka didampingi Tim Penyidik dan Intelejen Kejari Halbar saat tiba di Kejari Halbar

Eks Kades Togoreba Sungi sebelumnya telah ditetapkan sebagai Buruan Orang (Buron) penyidik Kejari Halbar pada tanggal 23 Oktober lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Halbar, Galih Martino, saat dikonfirmasi wartawan melalui via WhatsApp, Ahad 8 November 2020, membenarkan adanya penangkapan eks Kades Togoreba Sungi.

“Jadi, Kades (Sefiyanto) sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi DD tahun 2018 Togoreba Sungi yang merugikan keuangan negara cq Desa sebesar Rp 400 juta,” ungkapnya.

Namun sebelum dilakukan penahanan yang bersangkutan (Sefiyanto) telah melarikan diri sehingga ditetapkan sebagai Buron terhitung sejak tanggal 23 Oktober kemarin.

“Dan selama kurang lebih 2 pekan dalam pencarian, tim penyidik dan Intelejen Kejari Halbar berhasil menangkap yang bersangkutan (Sefiyanto) pada pukul 12.00 WIT tadi, di kediaman orang tuanya di RT. 02 Desa Togoreba Sungi,” jelas Galih.

Usai melakukan penangkapan, tersangka langsung digiring ke Kejari Halbar guna dilakukan penahanan, namun sebelum dilakukan penuntutan tersangka Sefiyanto dititipkan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas II B Jailolo, karena ruang tahanan (Rutan) Kejari Halbar masih dalam tahap renovasi.

“Atas perbuatannya, tersangka disangkakan dengan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 ayat 1 huruf b subsider pasal 3 juncto pasal 18 ayat 1 huruf b undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman maksimal 20 tahun kurungan penjara,” ujar Galih. #chull

Kasus Samsat : ‘Dipimpong’ Kejari Halbar Minta Bantu Kejati Malut

Swaramalut.com, Halbar – Lambatnya penanganan perkara Kasus dugaan penyalahgunaan pengelolaan dana Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN -KB) pada Unit Pelaksana Teknis Badan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (UPTB Samsat) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tahun 2015, lantaran kekurangan dokumen pendukung.

Namun anehnya, Dokumen pendukung yang diminta BPK perwakilan Maluku Utara (Malut) guna dilakukan Audit kerugian Negara tersebut terkesan ‘dipimpong ‘ alias saling lepas tangan antara pihak Inspektorat dan BPK perwakilan.

“Jadi terkait dengan dokumen pendukung yang diminta BPK pihaknya sudah menyurat ke Inspektorat Malut untuk diberikan dokumen tersebut, tetapi pihak inspektorat mengakui dokumen tersebut sudah diserahkan ke BPK,” kata Kasi Pidsus Kejari Halbar Galih Martino kepada wartawan, Selasa 03 November 2020.

Dari keterangan Inspektorat Malut, pihaknya kembali menyurat ke BPK, namun BPK mengatakan dokumen tersebut ada di pihak Inspektorat Malut.

“Karna kita sudah bolak balik meminta dokumen pendukung ke Inspektorat Malut dan BPK, sehingga kami (Kejari) meminta bantuan ke Kejati Malut dalam hal ini Aspidsus untuk menyurat ke Inspektorat Malut,” ujarnya.

“Dan bila dari hasil koordinasi dengan Aspidsus, kami diminta untuk melakukan penggeledahan, maka kami akan melakukan penggeledahan,” tambahnya.

Sekedar diketahui, kasus dugaan penyalahgunaan pengelolaan dan BBN -KB Samsat Halbar tahun 2015 merugikan keuangan negara kurang lebih Rp. 700 juta lebih, sudah ditangani oleh pihak Kejari Halbar sejak tahun 2018. #chull

Kejari Halbar Kembali Memeriksa Sejumlah Saksi Kasus Dugaan DD Togoreba Sungi

Swaramalut.com, Halbar – Terkait kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Togoreba Sungi Kecamatan Tabaru (Ibu Utara) tahun 2017 yang menelan anggaran Negara sebesar Rp.400 juta sekian, Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kejari Halbar) bakal melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Halbar, Galih Martino, ketika dikonfirmasi, mangakui terkait dengan penanganan kasus dugaan tersebut, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan ulang terhadap sejumlah saksi.

“Karena terkait dengan keterangan para saksi sebelumnya, masih terdapat kekurangan, sehingga pihaknya akan melakukan pemanggilan ulang guna melengkapi berkas perkara tersebut,” ungkapnya, kepada wartawan, Selasa 03 November 2020.

Dan sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi dan 2 ahli.

“Ahli yang bakal diminta keterangan yakni dari Inspektorat Halbar dan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU),” terang Galih.#chull

Polsek Jalsel Ciduk Buron Lapas Jailolo

Swaramalut.com, Halbar – Kepolisian Resort Kabupaten Halmahera Barat Sektor Jailolo Selatan (Polsek Jalsel) berhasil menciduk Buruan Orang (Buron) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas II B Jailolo, Supardi (27) di Desa Toniku Kecamatan Jalsel, Senin 02 November 2020.

Narapidana kasus Penipuan Supardi (27) yang kabur dari Lapas Jailolo

Kepala Polsek Jalsel, Ipda Ikra Patamani, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan Buron Lapas Kelas II B Jailolo yang kabur pada Rabu 14 Oktober 2020 lalu dan telah mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak Lapas Jailolo.

Petugas Lapas Jailolo saat menjemput Buron (Supardi) di Mapolsek Jalsel

“Jadi penangkapan Buron Lapas Jailolo, berdasarkan dari informasi Kades Toniku, dimana ada seorang laki-laki yang dicurigai dan memiliki ciri-ciri dengan orang yang masuk dalam DPO berada di salah satu rumah warganya,” ungkapnya.

Anggota PJR Lantas Polda Malut bersama DPO Lapas Jailolo

Dari informasi tersebut, anggotanya Bripka Ismit Mahmud (Bhabinkamtibmas) yang dibantu anggota PJR Lantas Polda Malut langsung bergerak cepat menuju sasaran yakni tepat dirumah salah satu warga, dan berhasil mengamankan buron tersebut dan digiring ke Mapolsek Jalsel.

“Setelah diamankan, buron (Supardi) langsung dijemput pihak Lapas Jailolo guna menjalani masa tahanan di Lapas Kelas II B Jailolo,” terang Ikra.

Sekedar diketahui, kronologis kaburnya Narapidana kasus penipuan, Supardi, berawal meminta ijin kepada petugas Lapas untuk menjemput kirimannya (HP) dari Ternate menggunakan kapal Feri, dan diijinkan dengan pengawalan petugas Lapas.

Namun sesampainya di Pelabuhan Penyebaran (Feri) Sidangoli, Supardi mengelabui petugas Lapas tersebut dan berhasil melarikan diri, sehingga pihak Lapas langsung menetapkan dan mengeluarkan DPO terhadap yang bersangkutan (Supardi).#chull

Tenggelam di Sungai Tauro, Bocah 11 Tahun Diduga Diterkam Buaya

Swaramalut.com, Halbar – Seorang bocah asal Desa Tauro Kecamatan Jailolo, Rawil Gusoa (11) Diduga tenggelam disungai Desa setempat akibat diterkam buaya, pada Kamis 29 Oktober 2020.

Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIT, dimana korban bersama teman seusianya bernama Ardian Kadero (11), bermain ditepi pantai sekitar sungai, namun berselang tak lama korban mengajak korban buang air besar (BAB) ditepi sungai.

Sampainya di lokasi kejadian, korban langsung BAB, berselang tak lama korban beranjak cebok, namun naas korban terjatuh ke sungai dan tenggelam yang diduga diterkam buaya dan menariknya ke dasar sungai.

Ardian yang juga merupakan saksi mata membenarkan kejadian tersebut, menurutnya, saat kejadian tersebut dirinya dan korban berjarak kurang lebih 4 meter, tiba-tiba dirinya mendengar teriakan korban dengan memanggil ibunya (Mama).

“Mendengar teriakan tersebut, saya langsung menghampiri korban, namun korban sudah terjatuh kedalam sungai, jadi saya langsung mencari bantuan warga setempat,” ungkap Bocah dengan mengunakan bahasa melayu Maluku Utara.

Kepala Desa Tauro, Arson Doru, yang mengetahui kejadian tersebut, langsung menghubungi pihak BPBD Halbar guna membantu pencarian warganya yang hilang.

“Hilangnya korban ini diduga dibawah Buaya, karna di sungai Tauro ini banyak buayanya,” katanya.

Bahkan kejadian naas juga pernah dialami oleh warga yang diserang buaya namun yang bersangkutan selamat, selain itu kambing peliharaan warga juga pernah di terkam buaya.

“Dan warga pun pernah dihebohkan dengan ditemukan seekor buaya yang mati ditepi sungai, jadi hilangnya bocah ini pasti sudah dibawah Buaya, tetapi kami akan terus mencari korban,” ucap Kades.

Sekedar diketahui, hingga saat ini pihak warga setempat yang dibantu pihak BPBD Halbar dan Bhabinkamtibmas setempat masih terus melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga sore tadi korban belum juga ditemukan. #chull

Hari Ke-3 Operasi Zebra, Polres Haltim Berhasil Amankan Puluhan Kantung Miras

Swaramalut.com- Haltim

Kasat Lantas Haltim Iptu Ikwan SE, berhasil mengamankan puluhan kantong minuman jenis Captikus dalam Operasi Zebra,Rabu (28/10/2020).

Kata Kasat Lantas melalui Kasubaghumas Iptu Jufri Adam , S.Sos menjelaskan bahwa Operasi Zebra baru berjalan 3 hari dan telah berhasil mengamankan  23 kanton minum keras jenis captikus,  barang haram tersebut di bawah oleh sudara DA , alamat Desa Yondeliu Kecamatan Patani Kabupaten Halteng, menggunakan motor  Honda Blade warna hitam tanpa Plat nomor (TNKB ) dari  Desa Lolobata Kecamatan Wasile Tengah dengan tujuan Petani Kabupaten Halteng dan saat anggota melaksanakan Operasi  Zebra di pertigaan Desa Gamesan Kecamatan. Maba  berhasil mengamankan  minuman jenis captikus yang disimpan di dalam tas ransel  saudara DA,

Lanjut Kasat lantas Saudara DA dibawah ke Polres untuk dilakukan pembinaan dan membuat Surat Pernyataan tidak mengulangi perbuatanya dan  kendaraan saudara DA ditilang karna tidak dapat menunjukan surat -surat kendaraan serta kelengkapan kendaraan .

Operasi Zebra dilaksanakan selama 14 Hari dari tanggal 26 Oktober 2020 sampai tanggal 8 November 2020 ,selain Operasi Zebra Polres Haltim juga melaksanakan giat  Rutin sebelum berhasil mengamankan minuman jenis captikus sebanyak 47 kantong plastik

Dihimbau kepada masyarakat  Kabupaten Halmahera Timur  disaat membawa kendaraan roda dua, sampai kendaraan roda sepuluh agar tidak menkonsumsi minuman keras ,wajib membaw SIM, STNK dan kelengkapan kendaraan serta mematuhi protokol kesehatan menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan..#Zul