SwaraMalut.com HALUT- Warga Desa Takimo dan Toboulamo di Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, mengungkapkan keluhan mereka mengenai kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah. Sudah lebih dari 15 tahun wilayah tersebut tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah terkait perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang krusial bagi akses masyarakat.
Lansteiner Tembaga, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyampaikan bahwa kerusakan ini menghambat warga dalam mengakses pasar untuk menjual hasil pertanian mereka. Hal ini berdampak langsung pada perekonomian desa dan memperlambat proses pembangunan menuju desa yang lebih berkembang.
Dia berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk mendengarkan keluhan masyarakat dan segera mengambil tindakan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah mereka. “Kami sangat berharap agar pemerintah bisa memperhatikan kondisi ini, agar masyarakat di pelosok seperti kami tidak terabaikan,” ujarnya, Senin 2 Juni 2025.
Menanggapi masalah ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Halmahera Utara, Williams Jesajas, belum lama ini dikonfirmasi menyatakan bahwa penanganan untuk ruas jalan dari Desa Pitago ke Desa Takimo telah diusulkan pada tahun 2024 ke balai pelaksana jalan melalui dana Inpres jalan daerah.
“Saat ini saya sedang melakukan follow up ke balai,” ujarnya singkat.#jojo












