banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Hati-Hati, Terjebak 5 Modus Tipu-Tipu Pinjol Curi Data Pribadi

×

Hati-Hati, Terjebak 5 Modus Tipu-Tipu Pinjol Curi Data Pribadi

Share this article

Swaramalut.com TERNATE – Salah seorang warga kota ternate pemilik whatsapp dengan nomor 0822972xxxxx inisial S menyebut ada sejumlah modus penjualan data pribadi yang mencakup NIK, KTP, dan KK. Berikut sejumlah modus yang dirangkum  S berdasarkan temuan dan sejumlah pesan singkat yang masuk ke pesan Whatsapp miliknya sehingga hpnya di hacker selama seminggu.

“Banyak yang mengirim direct messenge ke saya, cerita beberapa modus yang digunakan untuk menghimpun data,” jelas S kepada media ini, Selasa,(19/9/2023)

1. Pesan singkat

Pesan singkat yang menawarkan pinjaman online menjadi salah satu modus untuk mengumpulkan data pribadi warga.

“Pertama tentang tren pesan singkat yang menawarkan pinjaman online tanpa jaminan. Itu oknumnya mengirim SMS secara acak,” jelasnya.

2. Iklan baris online

Modus lainnya adalah dengan berpura-pura menjadi pembeli, seperti pada aplikasi OLX dan Carousell. Di dua aplikasi iklan baris online ini, oknum akan berpura-pura menjadi pembeli.

Ia kemudian melakukan meminta pertukaran data, dengan dalih takut tertipu. Tapi, data yang ditukarkan oknum dengan penjual bukanlah data sebenarnya, melainkan data milik orang lain. Berdasarkan penelusuran media ini salah satu modusnya adalah dengan meminta foto KTP.

3. Iklan lowongan kerja

Masih pada aplikasi OLX, modus yang digunakan selanjutnya adalah membuka lowongan kerja. Dari hasil aduan netizen, Hendra melihat bahwa oknum menggunakan akun terverifikasi untuk menjalankan aksinya. Sehingga kita tetap harus berhati-hati meskipun ada indikasi bahwa akun itu asli.

4. Aplikasi Cek KTP

Hati-hati dengan aplikasi yang disebut bisa mengecek KTP pengguna yang beredar di Play Store.

“Ada aplikasi di Play Store dengan dalih cek KTP. Padahal itu bukan official (resmi) dari pemerintah, itu scam (penipuan) untuk mengambil data pribadi penggunanya,” katanya.

5. Keliling minta KTP

Modus selanjutnya yang ia temukan adalah oknum yang datang ke kampus atau lingkungan warga. Mereka akan berpura-pura memberi reward dalam bentuk pulsa atau sembako, asal masyarakat mau memberikan data pribadinya.

Untuk itu, S mengimbau agar masyarakat memiliki kesadaran agar tak mengumbar data pribadi mereka seperti foto KTP, KK, dan sebagainya.

“Masyarakat harus sadar tentang kepentingan data pribadinya. Sekarang banyak anak-anak yang baru punya KTP kemudian di posting di media sosial dan tanpa sensor. Gunakan lah media sosial untuk melakukan sosialisasi,” ujar S

Nama S tengah hangat diperbincangkan sebab setelah nomornya di hacker datanya sudah beredar padahal dia tidak pernah melakukan pinjaman sama sekali dan kalau tahun kemarin memang pernah ajukan pinjaman namun tidak berhasil alias tidak lolos verifikasi.

” Saya harap warga masyarakat hati hati dalam memberikan data pribadi kepada orang yang tidak dikenal dan jangan seringkali merespon pesan yang di Terima dalam bentuk pinjaman online”tutupnya.#tim/red

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!