Swaramalut.com HALUT- Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menghadiri sekaligus secara resmi membuka kegiatan Retret dan Tahbisan Imam Keuskupan Amboina yang digelar di Gedung Poligrand, Kecamatan Tobelo, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan ini akan berlangsung hingga 12 Juli 2026 mendatang.
Acara yang mengusung tema “Membangun Persaudaraan, Iman, dan Solidaritas Menuju Kemandirian Gereja Katolik Keuskupan Amboina” dihadiri lebih dari 100 imam dari berbagai wilayah pelayanan Keuskupan Amboina, yang mengikuti rangkaian kegiatan menjelang puncak penahbisan imam baru.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Erasmus Joseph Papilaya, Uskup Amboina Mgr. Seno “Inno” Ngutra, Vikaris Jenderal Keuskupan Amboina Pastor Titus Rahail, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pastor, biarawan, biarawati, serta umat Katolik dari berbagai paroki.
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menyatakan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Halmahera Utara untuk menjadi tuan rumah agenda besar ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, saya mengucapkan selamat datang kepada Uskup Amboina, para imam, serta seluruh peserta retret. Kepercayaan ini merupakan kehormatan bagi daerah kami dan menjadi bukti bahwa Halmahera Utara terus menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan terbuka bagi seluruh umat beragama,” ujar Bupati.
Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan ini bukan hanya menjadi bagian dari pembinaan internal Gereja Katolik, melainkan juga menunjukkan kuatnya toleransi dan persaudaraan yang sudah terjalin selama ini di daerah tersebut.
Ia menegaskan pembangunan daerah tidak hanya mengandalkan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, melainkan harus beriringan dengan penguatan kehidupan sosial serta nilai-nilai keagamaan.
“Kami meyakini bahwa kerukunan antarumat beragama adalah fondasi utama pembangunan. Karena itu, pemerintah akan terus mendukung setiap kegiatan keagamaan yang memperkuat persaudaraan, toleransi, dan persatuan sebagai modal sosial mewujudkan Halmahera Utara yang maju, harmonis, dan sejahtera,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan komitmen kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad untuk memberikan perhatian yang setara kepada seluruh umat beragama.
“Pemerintah harus hadir untuk semua. Kedekatan pemerintah dengan gereja, masjid, dan rumah ibadah lainnya adalah bentuk pelayanan setara kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan agama maupun golongan,” ucapnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keramahan selama kegiatan berlangsung, agar para tamu mendapatkan pengalaman yang baik.
“Mari kita sambut dengan pelayanan terbaik, karena sikap ramah masyarakat adalah wajah Halmahera Utara,” ajaknya.
Khusus kepada para calon imam yang akan ditahbiskan, Bupati berpesan agar senantiasa mengedepankan nilai kasih, pengabdian, dan kerendahan hati dalam pelayanan.
“Proficiat kepada para calon imam. Semoga tahbisan ini menjadi awal pengabdian tulus untuk melayani Gereja dan masyarakat, serta menghadirkan damai, harapan, dan kasih bagi semua orang,” tutupnya.












