banner 140x600
banner 140x600
PENDIDIKAN/KESEHATANSWARA DAERAH

Terkuak, Rekening BOS dan BOSDA SDN 55 Ternate Mondar Mandir Direntenir Sebagai Jaminan

×

Terkuak, Rekening BOS dan BOSDA SDN 55 Ternate Mondar Mandir Direntenir Sebagai Jaminan

Share this article

SwaraMalut.com TERNATE – Miris nian pengelolaan Dana Bantuan Operasional Pendidikan di SDN 55 Kota Ternate, Betapa tidak, pengelolaan dana  BOS dan BOSDA oleh Sang Kepsek Ny Ismiyati Abdullah diduga kuat menggunakan manajemen tusuk sate.

Dari Informasi sejumlah guru yang enggan menyebutkan identitasnya itu mengaku kalau pernah salah satu bendahara menceritakan bahwa selama dirinya menjadi bendahara BOS dan BOSDA dia tak tahu menahu penggunaannya sebab kalau pencairan saya langsung serahkan ke kepsek.

“ Setiap cair dana BOS dan BOSDA ibu kepala sendiri yang ambil.  Saya hanya disuruh tanda tangan, ada beberapa pembayaran saja yang saya tau namun selebihnya saya tidak tau untuk beli apa,”imbuh guru mengutip pernyataan dari bendahara.

Terpisah, ketua komite SDN 55 Kota Ternate Syaiful saat di konfirmasi timedia ini, sabtu(11/7/2026) menjelaskan kalau selama ini tidak pernah tanda tangan apa lagi diajak rapat untuk pembahasan dana BOS dan BOSDA “Cap/Stempel komite juga yang pegang bu kepsek bahkan yang paling ironisnya lagi buku rekening sekolah baik BOS dan BOSDA di titipkan ke orang lain dan informasinya itu sebagai jaminan sebab kepsek selalu memakai/pinjam uang orang tersebut, dan sampai sekarang informasinya pinjaman tersebut belum juga selesai dan tunggakannya masih berkisar puluhan juta rupiah”ungkap Syaiful.

Dampak dari ini, lanjut Komite, segala dugaan bobrok nya kepemimpinan Kepala Sekolah SDN 55 Kota Ternate Ismiyati Abdullah membuat orangtua juga mendesak Dinas Pendidikan Kota Ternate untuk mengevaluasi kepsek dan angkat kaki dari sekolahsekolah sebab apa yang dilakukan dengan menitip buku rekening sekolah kepada orang lain sama halnya dirinya sudah menggadaikan sekolah itu sendiri.

Komite menambahkan bahwa persoalan itu pernah dirinya tanyakan ke pihak kepsek itu sendiri namun jawaban kepsek selalu berbelit belit bahkan kepsek dengan tegas mengatakan semua sudah diperiksa inspektorat setiap tahunnya. dan kalau ingin tanya tanyakan saja ke dinas dan semua penggunaan dana bos ya terserah kami itu sesuai juknis.

Untuk itu, lanjut Komite, dirinya bersama orang tua murid menantang kepsek agar membuka seluruh penggunaan anggaran BOS dan BOSDA kepada publik. Kalau memang bersih, tidak ada alasan menutup informasi yang menjadi hak masyarakat,” tegasnya.

” Kami sudah tidak tahan, kami minta agar Ismiyati Abdullah di copot dan angkat dari sekolah ini,” tutur Komite.

Ia menilai masyarakat berhak mengetahui ke mana anggaran ratusan juta rupiah setiap tahunnya dibelanjakan, mengingat berbagai persoalan di sekolah masih terus dikeluhkan.

” Apapun alasannya, penggunaan anggaran BOS dan BOSDA tahun 2023-2026 harus di pertanggungjawabkan walaupun kedepan dirinya akan dimutasikan ke sekolah lain dan tentu kami juga akan mengawal terus persoalan ini”tutupnya mengakhiri. #tim/red.

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!