SwaraMalut, TERNATE – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara mengebut pekerjaan proyek penanganan longsor pada ruas jalan nasional tepatnya di depan Benteng Kota Janji, Kelurahan Ngade, Kota Ternate.

Hal ini terlihat dengan adanya kegiatan atau pekerjaan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) di kawasan tersebut sudah mulai dilaksanakan dan dari hasil pemantauan di lapangan, material besi yang akan digunakan sebagai struktur utama bangunan telah tersedia di lokasi. BPJN Maluku Utara juga telah menyusun tahapan pelaksanaan secara terukur untuk mempercepat progres pekerjaan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, mengatakan pekerjaan yang semula dijadwalkan memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) pada Desember 2026 kini dipacu agar dapat diselesaikan pada akhir Agustus 2026.
“DPT ini menggunakan beton, jadi diharapkan bisa selesai dalam waktu cepat dengan mutu yang memenuhi kualitas beton fc 30,” ujar Abdul Hamid saat meninjau langsung lokasi pekerjaan, Senin, 6 Juli 2026.
Percepatan proyek, Abdul Hamid bilang, ini dilakukan untuk segera menangani titik longsoran sekaligus memastikan ruas jalan nasional Bastiong-Jambula tetap aman dan dapat berfungsi secara optimal bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Dan Pada minggu pertama Juli 2026, pekerjaan difokuskan pada proses galian tanah sebagai persiapan pondasi. Selanjutnya, memasuki minggu kedua Juli, pekerjaan akan berlanjut ke tahap pembesian struktur sebagai bagian dari konstruksi utama DPT.
Lanjut Dia, Untuk meminimalkan dampak pekerjaan terhadap arus kendaraan, pihaknya dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) setempat.
“Koordinasi tersebut meliputi penerapan rekayasa lalu lintas serta pemasangan rambu-rambu keselamatan disekitar area proyek guna menjaga keamanan pengguna jalan selama proses konstruksi berlangsung,” jelasnya.
Plt Kepala BPJN Malut juga mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan yang melintasi ruas Bastiong-Jambula agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Sekadar diketahui dalam peninjauan tersebut, Plt. Kepala BPJN Maluku Utara didampingi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah 2 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas konstruksi maupun target percepatan penyelesaian proyek. #red












