banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Halmahera Utara Resmi Raih Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI

×

Halmahera Utara Resmi Raih Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI

Share this article
Oplus_16908288

Swaramalut.com HALUT- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mencatat prestasi kesehatan yang membanggakan dengan resmi menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, kepada Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, pada Selasa (28/7/2026).

Penyerahan berlangsung dalam acara Puncak Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Siwabessy, Gedung Prof. dr. Sujudi, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Piet Hein Babua didampingi Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Utara Selpianus H. Kaya serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Soski Danawaka.

Acara tahun ini mengusung tema “Driven to end Malaria, Now We Can. Now We Must” atau “Bertekad Mengakhiri Malaria, Sekarang Kita Bisa, Sekarang Kita Harus”, yang melambangkan komitmen kuat untuk memutus rantai penularan penyakit hingga ke daerah yang paling sulit dijangkau.

Halmahera Utara menjadi satu dari tujuh kabupaten di Indonesia yang meraih penghargaan tahun ini, bersama Kabupaten Langkat, Kepulauan Mentawai, Bintan, Purworejo, Timur Tengah Utara, dan Sumba Tengah.

Selain itu, penghargaan juga diserahkan kepada dua provinsi, yaitu Sumatera Selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Wamenkes Dante Saksono Harbuwono menyampaikan meski angka kematian akibat malaria masih tercatat, namun tren penurunannya menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.

Ia menekankan pentingnya sinergi yang makin erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Data terakhir mencatat sebanyak 414 kabupaten/kota di Indonesia telah berhasil mencapai status eliminasi malaria. Ini adalah langkah penting menuju target Indonesia bebas malaria pada tahun 2030. Kerja keras dan partisipasi aktif masyarakat menjadi indikator paling penting dalam setiap capaian yang kita raih,” ujar Wamenkes.

Status eliminasi yang diterima Halmahera Utara merupakan hasil kerja nyata Pemda bersama seluruh elemen masyarakat, meliputi evaluasi berkala bersama Kemenkes RI, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peningkatan layanan deteksi dini dan intervensi medis di seluruh jaringan pelayanan kesehatan.

Capaian ini juga menjadi jawaban atas hasil penilaian tim verifikasi eliminasi malaria Kemenkes RI yang berkunjung ke Halmahera Utara pada 18 November 2025 lalu.

Bupati Piet Hein Babua mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI serta seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, capaian ini bukan milik pemerintah semata, melainkan hasil gotong royong tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dari sarang nyamuk.

“Halmahera Utara kini resmi menyandang status daerah bebas penularan malaria. Mari kita jaga capaian ini dengan terus menjaga lingkungan yang bersih dan sehat bersama-sama,” pesan Bupati.

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!