banner 140x600
banner 140x600
HUKUM/KRIMINALSWARA DAERAHSWARA NASIONAL

HMI Desak Polda Serius Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Halut

×

HMI Desak Polda Serius Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Halut

Share this article

Swaramalut.com TERNATE – Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) Komisariat se-cabang ternate mendesak Kepolisian Polda Maluku Utara serius mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu ketua OKP KNPI Kabupaten Halamahera Utara, dalam aksi maluku utara darurat kekerasaan seksual tersebut digelar di polda Maluku Utara, Ternate Selasa (22/2/2022) Siang tadi.

Puluhan kader HMI Komisariat se-cabang Ternate itu meminta dan mendesak Polda Malut segara memerintahakan Polres Halmahera Utara segera melakukan pemeriksaan terduga tersangka dalam kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh MS “ kami hanya menuntut keadilan NW salah satu kader HMI Wati, untuk itu kami meminta MS diadili dengan seadil-adilnya” tuntut Riskam Armaiin Sekertaris Umum Komisariat HMI FKIP.

Puluhan Mahasiswa Islam ini, juga menuntut kepada kepolisian Polda Malut jangan tinggal diam dalam kasus ini,jika kasus ini tidak diselesaikan maka kami akan menyurat ke PB HMI untuk mendesak Kapolri-RI  untuk tangani kasus ini, jika polres dan Polda Malut diam dalam perkara kasus pelecehan seksual tersebut.

“ kami akan kawal terus sampai tuntas kasus ini, jika tidak maka kimi akan menyurat ke PB HMI untuk tindak lanjuti di Mabes Polri sebab kasus ini tidak mampu diselesiakn oleh Polres Halut dan Polda Maluku Utara”teriak Massa Aksi.

Menangapi massa aksi HMI komisariat se-cabang Kota ternate. IPDA Saiful mewakili kabid Humas Polda Malut,mengatakan kasus ini kami tidak akan tinggal diam apalagi persoalan pelecehan seksual yang terjadi di maluku utara, kami kepolisian akan tetap tindak lanjut” teman-teman Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ternate Percayakan kepada Polda Malut dalam hal ini polres Halmahera Utara menjalankan tugas dan  proses penyelidikan” jelas Saiful

Lanjut dia. Dari hasil konfirmasi pihak Polda  dengan polres Halmahera Utara sampai sekarang proses sudah dilakukan dan itu sudah tahapan pemeriksaan saksi dan terlapor. “ dalam proses penyelidikan perlu waktu, jadi Polda Malut tetap memperhatikan dan kasus seksual tidak ada di muka bumi”.

Sambungnya, Besok terlapor dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik,  kami minta HMI tetap monitor kasus ini, Polri secara umum tidak membenarkan, dan  kasus seksual ini akan tetap ditindak, “ sudah di proses dan saksinya sudah empat orang dimintai keterangan oleh penyidik Polres Halut” tegasnya.

Sekedar diketehaui kronologis  kasus pelecehan seksual teresebut terjadi pada tanggal 14 Febuari bertempat di rumah terduga pelaku dan pelaku melakukan aksi bejatnya pada pukul 05.30 dini hari. Dimana pelaku tiba tiba sudah ada didekat temapt tidur korban kemudian melakukan niatnya dengan memegang tangan kiri korban, lalu meraba bagian dada(Maaf-payudara) dan leher korban sehingga korban kaget dan terbangun dan langsung berteriak hesteris..#tim/red

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!