banner 140x600
banner 140x600
PENDIDIKAN/KESEHATANSWARA DAERAHSWARA NASIONAL

Ini Yang Dikatakan Wagub Saat Buka Kegiatan Konvergensi Koordinasi Lintas Sektor Untuk Percepatan Penurunan Stunting di Malut Tahun 2022

×

Ini Yang Dikatakan Wagub Saat Buka Kegiatan Konvergensi Koordinasi Lintas Sektor Untuk Percepatan Penurunan Stunting di Malut Tahun 2022

Share this article

Swaramalut.com TERNATE – Kepala dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dr Idhar Sidi Umar menginformasikan bahwa Pemprov Malut melalui Dinas Kesehatan menggelar Konvergensi, Koordinasi dan Konsolidasi Lintas Program dan Sektor Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Malut Tahun 2022.

Wakil Gubernur Maluku Utara Ir. M. Al Yasin Ali, MT selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Maluku Utara membuka secara resmi Konvergensi, Koordinasi dan Konsolidasi Lintas Sektor Dalam Percepatan Penurunan Stunting yang bertempat di ballroom Safirna Golden Hotel Tenate, Rabu(21/12/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Sula, Perwakilan dari Kemenag, Perwakilan dari PPPA Malut, BKKBN Malut dan Sejumlah OPD Malut, Para Narasumber, serta Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Se Kabupaten Kota di Maluku Utara serta peserta lainnya.

Wakil Gubernur Malut M. Al Yasin Ali selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini. semoga melalui acara ini tercipta komitmen dari seluruh pihak yang hadir dalam menanggulangi permasalahan Stunting secara bersama, serta program yang telah dirancang dapat direalisasikan dengan baik.

Seperti kita ketahui bersama, persoalan Stunting telah menjadi agenda pembangunan Nasional, dan Provinsi Maluku Utara.

Stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal. hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang di bawah rata-rata, dan bisa berakibat pada prestasi sekolah yang buruk.

Sesuai dengan strategi Nasional dalam penanggulangan Stunting, telah ditetapkan 5 (Lima) pilar pencegahan Stunting, antara lain :

1. komitmen dan visi kepemimpinan.

2.Kampanye Nasional dan komunikasi perubahan perilaku.

3.Konvergensi, Koordinasi, dan Konsolidasi Program Pusat, Daerah, dan Desa.

4.Ketahanan pangan dan gizi.

5. Pemantauan dan Evaluasi.

Terkait hal ini, Wagub meminta, intervensi tidak hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja, tetapi juga dilaksanakan oleh sektor lain. karena tingkat keberhasilan program ini sangat dipengaruhi sektor non kesehatan, dengan proporsi dukungan mencapai 70%.

Wakil Gubernur juga berharap ditingkat Pekon/kelurahan, bidan Desa dan petugas gizi Puskesmas bersama-sama dengan kader di masing-masing Pekon/Kelurahan untuk melakukan penelusuran, penemuan bayi dan balita yang berpotensi Stunting. balita yang berpotensi Stunting ini yang harus ditangani secara bersama tidak hanya oleh Puskemas tetapi juga rumah sakit dengan melibatkan dokter anak.

kepada para Camat agar memfasilitasi dan mengkoordinir Desa Pekon dan Kelurahan. pastikan kegiatan untuk penurunan Stunting di tingkat Pekon dan Kelurahan, teralokasi lewat dana transfer Pekon dan dana yang dikelola kelurahan, melalui 5 paket layanan pokok yaitu : Layanan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), Konseling Gizi Terpadu, Perlindungan Sosial, Sanitasi dan air bersih serta layanan pendidikan anak usia dini.

Di akhir sambutannya Wakil Gubernur Malut menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen masyarakat, perangkat Pemerintah Daerah, dan segenap elemen pemangku kepentingan, atas kerja sama dan dukungannya, dalam upaya penanggulangan dan pencegahan Stunting selama ini.#tim/red

banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!