banner 140x600
banner 140x600
EKONOMI/PEMBANGUNANHUKUM/KRIMINALSWARA DAERAHSWARA NASIONAL

Kegiatan Fisik di Dinas Pertanian Malut 2021 – 2022 Diduga Dimonopoli Plt Kadis

×

Kegiatan Fisik di Dinas Pertanian Malut 2021 – 2022 Diduga Dimonopoli Plt Kadis

Share this article

Swaramalut.com, TERNATE – Kinerja Pelaksana Tugas Kepala Dinas (Plt Kadis)  Pertanian Provinsi Maluku Utara (MALUT) Muhtar Husen menjadi perhatian publik.

Pasalnya, dirinya (Muhtar) diangkat sebagai Plt Kadis oleh Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba, sejak tanggal 11 Agustus 2021 lalu, banyak program atau kegiatan pada dinas tersebut yang bersumber dari APBD tahun 2021 dan 2022 tidak berjalan maksimal.

” Bagaimana tidak, semua kegiatan diduga dimonopoli olehnya (Plt Kadis), dan tidak pernah melibatkan atau berkordinasi dengan bidang teknis baik itu Balai atau UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Pertanian,” ungkap Ketua Forum Pemberantasan Korupsi (FPK) Malut Alend Usman, kepada media ini, Sabtu 28 Januari 2023.

Sehingga, semua program pada dinas tersebut baik itu kegiatan fisik maupun non fisik yang melekat pada Balai atau UPTD pertanian Kabupaten – Kota se – Malut, berjalan tidak maksimal.

Selain itu, Alend bilang, Plt Kadis ini terlihat arogan dan terkesan asal angkat bawahan atau mengusulkan pejabat struktural tanpa memperhatikan DUK (Daftar Urut Kepangkatan), agar penempatan Kepala Bidang sesuai jabatan dan keahlianya, bukan main ganti pejabat eselon III yang berpangkat golongan IV di ganti dengan Golongan IIl seperti yang terjadi.

“Hal ini, jelas berpengaruh pada jalannya setiap program atau kegiatan yang melekat pada dinas terkait, apalagi sistem monopoli yang diduga diterapkan oleh Plt Kadis,” jelasnya.

Dan dugaan tidak berjalan maksimalnya program atau kegiatan pada dinas pertanian Malut yang bersumber dari APBD tahun 2021 dan 2022 patut dicurigai telah disalahgunakan oleh Plt Kadis dan Bendahara Dinas, yang bisa menimbulkan kerugian Daerah.

” Olehnya itu, kami (FPK) meminta kepada pihak Inspektorat Provinsi Malut, agar segera melakukan audit ulang dengan melibatkan bidang teknis, Balai dan UPTD dinas terkait,” pinta Alend.

Dia juga mengakui, dirinya telah mengantongi informasi ini sudah cukup lama, sehingga dalam waktu dekat secara kelembagaan akan melaporkan Plt Kadis Pertanian ke penegak Hukum.

“Karena selama ini anggaran Dinas Pertanian tidak pernah terbuka dan diduga ada yang disalah gunakan,” tegas Alend. #tim

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!