SwaraMalut.com, TERNATE – Pembongkaran pagar Sekolah Dasar (SD) Negeri 66 Kota Ternate oleh pihak rekanan rekan kontraktor menuai kritik tajam. Praktisi hukum Maluku Utara, Abdullah Adam, menyoroti keras tindakan PT Fida Teknik Pratama yang membongkar fasilitas sekolah tersebut demi kelancaran proyek pembangunan Jembatan Ake Rua Baru, namun membiarkannya telantar tanpa ada kejelasan pembangunan kembali.
Menurut Abdullah, sekolah merupakan fasilitas negara yang dibangun menggunakan anggaran publik. Oleh karena itu, aset tersebut tidak boleh dirusak atau dibongkar secara semena-mena demi kepentingan proyek lain, terlebih tanpa adanya tanggung jawab pemulihan yang cepat.
“Sekolah merupakan fasilitas negara, jadi tidak serta merta dilakukan pembongkaran apalagi setelah dibongkar tidak dibangun kembali,” tegas Abdullah kepada media.
Karena, setiap orang yang melakukan pembongkaran fasilitas pemerintah seperti pagar SD 66 Kota Ternate akan dikenakan sangsi Pidana.
“Jadi, orang yang membongkar pagar tersebut bisa dikenai tindak pidana pengerusakan sebagai mana telah diatur dalam Pasal 522 UU NO. 1/2023 tentang KUHPidana dan ancamannya 3 tahun penjara,” tegas Alud sapaan akrabnya.
Olehnya itu, PT Fida Teknik Pratama selaku pihak ketiga yang memenangkan tender proyek jembatan seharusnya bersikap proaktif dan memberikan kepastian, bukan justru memilih bungkam di tengah keresahan pihak sekolah dan orang tua murid.
“Sikap diam dari pihak kontraktor dinilai sangat disayangkan. Mengingat, keberadaan pagar sekolah memiliki fungsi yang sangat vital dan tidak bisa diabaikan begitu saja selama proses konstruksi berlangsung,” ujarnya.
Pihak ketiga (PT Fida Teknik Pratama) seharusnya secepatnya memberikan kepastian terkait pembangunan pagar SD 66 Kota Ternate, bukan memilih diam. Mengingat, pagar SD merupakan salah satu pendukung dalam pengawasan terhadap siswa dan juga bagian dari keindahan sekolah
“Ketiadaan pagar pelindung ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para siswa, mengingat posisi sekolah yang kini berbatasan langsung dengan area luar dan apalagi saat ini ada aktivitas proyek lain.” tutup Alud. #chull/red











