SwaraMalut.com HALUT- Tokoh Masyarakat Tobelo Selatan, Yason Hendrik, mengkritik aksi demo yang dilakukan oleh Aliansi Pemuda Maluku Raya di Markas Besar Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Senin 24 November 2025 di Jakarta.
Aksi tersebut menyampaikan tudingan terhadap Bupati Halmahera Utara terkait dugaan penyebaran video asusila.
Yason menilai aksi tersebut tidak mencerminkan kondisi objektif di Halmahera Utara dan berpotensi mengarah pada pembentukan opini publik yang menyesatkan.
“Kami menegaskan bahwa isu yang diangkat dalam aksi tersebut tidak mencerminkan kondisi objektif di Halmahera Utara dan berpotensi mengarah pada pembentukan opini publik yang menyesatkan,” tegas Yason.
Ia menambahkan bahwa aksi tersebut dipastikan tidak jelas sumbernya karena tidak sesuai dengan realita yang ada di Halmahera Utara. Yason juga menilai ini hanya bentuk penggiringan opini yang dapat merusak nama baik kepala daerah serta nama baik daerah Halmahera Utara.
“Massa yang melakukan aksi tersebut bukan Masyarakat Halmahera Utara. Kami menolak keras pencatutan nama daerah oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.#jojo












