banner 140x600
banner 140x600
SWARA DAERAH

Kuatkan Komitmen DMI dan PPPA Gelar Bimbingan Teknis Masjid Ramah Anak

139
×

Kuatkan Komitmen DMI dan PPPA Gelar Bimbingan Teknis Masjid Ramah Anak

Share this article
banner 336x280

Swaramalut.com – Ternate.

Dewan Masjid Indonesia (DMI) bidang Departemen Pemberdayaan Potensi Muslimah dan Pembinaan Keluarga (PPMPK) Dr. Hj. Iklilah Muzayanah Dini Fajriah katakan, hari ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama DMI melaksanakan bimbingan teknis Masjid Ramah Anak bagi organisasi perangkat daerah dan organisasi kemasyarakatan Islam tingkat Kota.

Hal ini sampaikan usai dari kegiatan di Grand Dafam Ternate. Siang tadi. Rabu (16/10/2019).

“Dengan tujuan untuk menguatkan komitmen serta melakukan langka-langka kongrit untuk pembentukan Masjid Ramah Anak khususnya beberapa Masjid per-contohan. Dan itu akan di dampingi oleh pengurus wilayah Masjid Indonesia yang ada di Maluku Utara,”ujar Dr. Hj. Iklilah.

Karena bagi DMI itu menjadikan Masjid sebagai ruang kratifitas anak dan menjadi ruang alternatif bagi anak. Sebab ini sangat menjadi penting bagi anak-anak untuk menjawab tantanggan zaman yang ada saat ini.

Lanjut, sebab anak-anak saat ini sudah jauh dari masjid, dan makin jauh juga dari nilai-nilai relejeiusitas, sehingga mereka lebih banyak menghabis kan waktu dengan bermain gejet, Gem dan lain-lain.

“Maka dengan adanya Program ini kami mencoba menjawab persoalan tersebut. Karena disisi lain juga orang tua zaman skarang itu diperhadapkan dengan tantanggan dan tuntutan kebutuhan yang semakin tinggi,”ucap Dr. Hj. Iklilah.

Sehingga waktu untuk mendampingi anak-anak mereka pun menjadi lebih terbatas, sebab menjadi salah satu faktor penghambat adalah sama-sama bekerja. Akhirnya berdampak pada anak, serta membuat waktu luangnya di isi hal-hal yang sangat merugikan.

“Maka kami (DMI) mendorong anak-anak harus mencintai Masjid, dan menghabiskan waktu dengan kegiatan positif di Masjid. Untuk itu, kita telah menyiapkan perangkat Masjid, untuk menjadikan Masjid Ramah Anak. Tentu harus ada prasyarat seperti sarana prasarana itu harus Ramah Anak dan prasayat itu harus banyak di penuhi,”tutur Dr. Hj. Iklilah.

Lanjut, supaya anak-anak ini bisa di dorong ke Masjid, karena Masjid akan siap menerima mereka dengan pola-pola kegiatan,pendekatan, dan pendampingan untuk menciptakan kemampuan serta potensi mereka supaya anak-anak tumbuh semakin baik di Masjid.

Sebab kata dia, DMI telah memiliki slogan dasar yaitu merencana kan masyarakat memakmurkan Masjid, dan masjid memakmurkan masyarakat. Kemudian materi yang disampaikan tadi adalah terkait kebijakan, lalu langkah-langka alternatif yakni menjadikan Masjid Ramah Anak, melalui tiga tahapan yaitu mau, mampuh dan maju.

“Tadi saya telah menegas kan soal strategi dan implementasih. Jadi strategi yang harus di terapkan oleh teman-teman di wilayah paling tidak ada empat aspek yaitu strategi Manajemen dan kebijakan. Kedua strategi fenansial untuk mendapatkan inkam yang elegan, demi pengembangan Masjid Ramah Anak,”jelas Dr. Hj. Iklilah.

Sementara yang ketiga strategi kultural nilai-nilai budaya dikuatkan, guna memaksimalkan pran Masjid sebagai Masjid Ramah Anak. Sedangkan keempat adalah strategi stekholder sebagai kekuatan untuk tidak hanya melihat Masjid Ramah Anak itu hanya tanggungjawab pengurus Masjid.

“Tapi ini merupakan kerjasama antara Masjid dan komunitas yang ada di sekitarnya yaitu stekholder baik itu pemerintah daerah, LSM, Ormas, toko masyarakat, dan pengusaha, bersama-sama dengan Masjid untuk mewujutkan harapan tersebut,”kata Dr. Hj. Iklilah..#MA

banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!