banner 140x600
banner 140x600
PENDIDIKAN/KESEHATANSWARA DAERAHSWARA NASIONAL

Wagub dan Ketua Bidang 1 TP-PKK Malut Hadiri Rakoor Konvergensi Stunting di Halsel

×

Wagub dan Ketua Bidang 1 TP-PKK Malut Hadiri Rakoor Konvergensi Stunting di Halsel

Share this article

Swaramalut.com HALSEL – Wakil Gubernur Maluku Utara(Malut) H.M.Al Yasin Ali dan Ketua Bidang 1 Tim Penggerak PKK Provinsi Malut Ny. Hj Muttiara T.Yasin menghadiri Rapat Koordinasi Konvergensi Stunting di Kabupaten Halmahera Selatan(Halsel) yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin(18/7/2022)siang tadi.

Kegiatan yang mengangkat tema” Bersama Wujudkan Halmahera Selatan Bebas Stunting”itu dihadiri oleh Bupati dan wakil Bupati Halmahera Selatan, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Halsel, Unsur Forkopimda Halsel, Kepala perwakilan BKKBN Malut,Sejumlah Pimpinan OPD Halsel, para Camat se Halsel, Anggota TP PKK Halsel serta sejumlah organisasi perempuan dan tamu undangan lainnya.

Dalam Rakoor tersebut pemerintah mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dan saling bergotong royong menurunkan angka kekerdilan pada anak (stunting) sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Wakil Gubernur Malut M.Al Yasin Ali menjelaskan bahwa Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan seribu hari awal kehidupan sebagai usia emas manusia Indonesia. Oleh karena itu, semua pihak harus bersungguh-sungguh mengentaskan stunting demi Indonesia jaya dan demi manusia Indonesia yang unggul di tahun 2045.

“Begitu juga dengan Kabupaten Halsel, kita harus saling bahu-membahu mengentaskan stunting di Bumi Saruma ini. Minimal setiap tahun ada pengurangan,” tegas Wagub.

Ia mengungkapkan, target penurunan stunting secara nasional pada tahun 2024 mendatang sebesar 14 persen.

“Sesuai yang disampaikan Bapak menteri bahwa tahun ini minimal harus turun 3,2 persen, waktunya tinggal enam bulan lagi (sampai akhir tahun 2022) kalau kita ingin 2024 nanti stunting turun jadi 14 persen,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang 1 TP PKK Malut Hj Muttiara T.Yasin menjelaskan bahwa peran kaum perempuan dalam menurunkan angka stunting sangat penting. Apalagi untuk seribu hari pertama kelahiran, seorang ibu harus mengambil peran.

“Sebenarnya semenjak dari kandungan seorang ibu harus tahu kondisi dirinya, kebutuhan bayinya hingga lahir,” katanya.

Ia juga meminta agar orang tua untuk terus mengontrol tumbuh kembang anaknya melalui Posyandu. Aktif dalam kegiatan yang menambah pengetahuan ibu tentang gizi anak.

“Sehingga angka stunting di Kabupaten Halsel khususnya dan Malut pada umumnya berlahan bisa turun,” tegasnya..#tim/red

banner 336x280 banner 336x280
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!